Tag Archives: Zlatan Ibrahimovic

Ferdinand Sebut MU Bisa Dapat Untung Dari Absennya Ibra

Ferdinand Sebut MU Bisa Dapat Untung Dari Absennya Ibra

Ferdinand Sebut MU Bisa Dapat Untung Dari Absennya Ibra

Manchester United bisa tampil lebih baik tanpa Zlatan Ibrahimovic, itulah pemikiran mantan bek mereka Rio Ferdinand.

Pundit BT Sport ini mengatakan pemain seperti Marcus Rashford dan Jesse Lingard akan punya kebebasan lebih untuk tampil di level yang lebih tinggi selama striker Swedia tersebut absen.

Ibrahimovic sudah pasti akan melewatkan sisa musim ini. Ia kemungkinan akan menghabiskan waktu yang panjang beristirahat karena cedera lutut yang serius. Namun, Rashford bersinar melawan Chelsea ketika berperan sebagai centre-forward dan menjadi penyelamat timnya ketika melawan Anderlecht setelah Ibra ditarik keluar.

Pemain muda lebih lepas

Ferdinand mengatakan pemain remaja ini kemungkinan akan mengulang aksi kepahlawanannya lebih teratur tanpa adanya striker seperti Ibra di depannya.

“Ketika dia (Ibra) belum bermain, pemain muda sepertinya bisa bernafas sedikit lebih mudah,” kata Ferdinand kepada BT Sport dikutip dari Manchester Evening News (24/4).

“Itu bukan kesalahannya sendiri, hanya saja kepribadiannya siap mengemban tugas orang lain karena dia punya kepribadian yang hebat. Dia menuntut, dia punya karakter yang dan sejarah yang dia dapat sebagai pemain. Beberapa pemain muda mungkin berpikir ‘Saya tidak bisa berbicara padanya, saya harus mengoper bola kepadanya’.”

Marcus Rashford terlihat tampil lebih lepas dan menjadi pemain kunci Manchester United dengan absennya Ibrahimovic

“Ketika dia tidak berada di lapangan ini bisa membuat rekannya lebih bebas tampil lebih baik. Kami melihat pertandingan terakhir dan yang dilakukan pemain-pemain muda sangat mengagumkan. Jadi mungkin ini menguntungkan untuk Manchester United dari sudut ini.”

Manchester United saat ini duduk di peringkat kelima, tertinggal hanya satu poin dari Manchester City dan tiga poin dari Liverpool yang telah memainkan dua pertandingan lebih banyak dari Red Devils. United juga masih bermain di semifinal Liga Europa, itu berarti kesempatan mereka untuk bermain di Liga Champions musim depan sangat besar.

Lakukan Pelanggaran, Ibra Siap Jika Dijatuhi Sanksi

Lakukan Pelanggaran, Ibra Siap Jika Dijatuhi Sanksi
Lakukan Pelanggaran, Ibra Siap Jika Dijatuhi Sanksi

Lakukan Pelanggaran, Ibra Siap Jika Dijatuhi Sanksi

Striker andalan Manchester United Zlatan Ibrahimovic mengaku siap jika dirinya akan dijatuhi sanksi oleh federasi sepak bola Inggris (FA).

Kemungkinan itu menyusul insiden dirinya dengan bek Bournemouth Tyrone Mings, Sabtu (4/3) waktu setempat. Pada laga yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Old Trafford itu, Ibra terlibat cekcok lantaran menginjak kepala bagian belakang Ming.

Tak lama setelah itu, Ibra juga tampak sengaja menyikut kepala pemain bernomor punggung 26 itu. Pemain asal Swedia itu pun hanya mendapatka kartu kuning.

Meski demikian, Ibra tetap mendapatkan kemungkinan hukuman larangan bertanding selama tiga kali lantaran insiden kekerasan di lapangan.

Ia lantas mengomentari kemungkinan sanksi dari FA tersebut. “Saya menghormati setiap keputusan,” terang Ibrahimovic seperti dikutip dari Manchester Evening News.

Sebelumnya, pemain 35 tahun itu menegaskan tak ada kesengajaan yang dilakukan dirinya terhadap Mings.

“Apa yang terjadi di lapangan harus tetap di lapangan. Saya bukan pemain yang menyerang lawan di luar lapangan. Anda punya televisi, Anda bisa menyaksikannya. Saya melompat dengan tinggi dan dia melompat ke arah siku saya,” ujar Ibrahimovic kepada BBC Sports, beberapa saat usai laga.

Terkait tindakan Mings yang menginjak kepalanya, Ibrahimovic juga tidak ingin membicarakannya lebih lanjut. Bahkan, mantan pemain Barcelona itu tidak mengetahui siapa yang menginjak kepalanya saat insiden berlangsung.

“Saya tidak pernah berniat menyakiti orang lain. Saya tidak tahu tentang injakan di kepala. Jika memang dia, maka memang dia yang melakukannya,” ucap Ibrahimovic

‘Mereka Akan Selalu Membicarakan Tentangku’

'Mereka Akan Selalu Membicarakan Tentangku'
'Mereka Akan Selalu Membicarakan Tentangku'

‘Mereka Akan Selalu Membicarakan Tentangku’

Paris St. Germain menghantam Barcelona 4-0 di leg I babak 16 besar Liga Champions. Zlatan Ibrahimovic percaya dirinya justru menyedot fokus lebih besar.

Striker yang kini membela Manchester United itu pernah membela PSG dan Barcelona. Ibra bermain untuk Barca selama dua musim sebelum hengkang di 201o.

Selama di Catalan, Ibra menjalani karier yang biasa-biasa saja. Boleh dibilang, penyerang veteran itu kalah bersinar dibanding Lionel Messi, dan akhirnya hengkang pada 2012.

Di Paris, Ibrahimovic berhasil ‘membuat namanya’ di sana setelah membantu PSG menjuarai Ligue 1 empat kali berturut-turut, dua Piala Prancis dan tiga Piala Liga Prancis. Kendati belum mampu membawa Les Parisiens menjuarai Liga Champions.

“Itu adalah sebuah pertandingan yang bagus,” ungkap bomber Swedia itu kepada Sportbladet. “Tentu saja, tentu saja, aku mengharapkan yang terbaik untuk mereka.”

“Bagaimanapun, aku pernah di sana. Ketika mereka menang, orang-orang membicarakanku dan ketika mereka kalah, orang-orang juga membicarakanku.”

“Mereka akan selalu membicarakan tentangku,” ceplos Ibrahimovic.

Sementara itu, Ibrahimovic membantu MU melaju ke babak 16 besar Liga Europa. Dia mencetak hat-trick untuk memenangkan MU atas St. Etienne 3-0 di leg pertama, sebelum lolos dengan mantap usai menang 1-0 di leg kedua.

 

Kekaguman Giggs Pada Ibrahimovic

Kekaguman Giggs Pada Ibrahimovic

Mantan gelandang Manchester United Ryan Giggs utarakan kekagumannya dengan sosok Zlatan Ibrahimovic. Di usianya yang sudah 35 tahun, Giggs salut dengan Ibra yang masih mampu menunjukkan ketajamannya sebagai striker.

Pada babak kelima Piala FA, Minggu (19/2), Ibra menjadi penentu kemenangan 2-1 timnya atas Blackburn Rovers berkat golnya pada menit ke-75. Kematangan usia dan performa pemain Swedia itu pun mengingatkan Giggs kala dirinya merumput di Setan Merah saat usianya tak lagi muda.

Pria yang pernah meniti karier sebagai asisten pelatih United pada hingga era Louis van Gaal itu menyamakan sosok Ibra dengan Eric Cantona.”Dia bukan pemain yang gampang terpengaruh dengan itu semua dan Anda bisa lihat hattrick yang dia ciptakan tengah pekan lalu dan saat menyelamatkan United di Piala FA.” Di satu sisi, salah satu legenda United itu pun yakin Ibra juga akan mengalami tekanan yang lebih besar bermain pada usia 35 tahun ke atas bersama Setan Merah.

Giggs pernah merasakan hal itu kala dirinya berusia 30-an tahun. Dia bahkan baru berhenti berkarier sebagai pemain di klub itu pada usia 41 tahun.

“Sangat tidak mudah (bermain dalam usia pertengahan 30-an tahun). Saat bermain buruk selalu saja ada orang-orang yang berkata: ‘Dia sudah terlalu tua,’ atau semacamnya sehingga Anda harus menghadapi itu setiap saat,” tutur Giggs seperti dikutip dari Metro.

“Tapi dengan posisinya sebagai striker dan banyak yang mengandalkannya untuk mencetak gol, bebannya semakin bertambah.”
Ibrahimovic kini sudah mengemas 24 gol untuk United dalam semua kompetisi dan masih berpeluang bersaing sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Primer Inggris.

Banyak pihak yang menyamakan petualangan Ibra di MU seperti dalam film Indiana Jones yang kian matang dengan pengalamannya. Namun, Giggs tidak setuju dengan perumpamaan itu.
“Saya pikir banyak kesamaannya karena kepercayaan diri yang mereka miliki dan kemampuan mencetak gol,” jelas Giggs.

Ibra Berulang Kali Jadi Penentu Kemenangan MU

Ibra Berulang Kali Jadi Penentu Kemenangan MU
Ibra Berulang Kali Jadi Penentu Kemenangan MU

Ibra Berulang Kali Jadi Penentu Kemenangan MU

Dalam tujuh bulan terakhir ini Zlatan Ibrahimovic telah jadi topskorer Manchester United di dua musim terakhir. Kontribusi gol-golnya berulang kali menjadi penentu kemenangan ‘Setan Merah’.

Banyak yang meragukan Ibra saat dia diboyong MU pada musim panas lalu. Di usianya yang sudah 35 tahun, pensiunan striker internasional Swedia itu diprediksi tidak akan bisa berbuat banyak. Kontribusinya untuk ‘Setan Merah’ bakal minim.

Ibra menjawab itu semua di atas lapangan dengan keahliannya yang paling utama: mencetak gol.

Setelah di tengah pekan lalu mencetak hat-trick di ajang Liga Europa, Ibra kembali bikin gol ketika MU berhadapan dengan Blackburn Rovers di Piala FA. Jika ditotal sejak awal musim di semua kompetisi, gol dia sudah berjumlah 24 buah.

Tak ada satupun pemain MU dalam dua musim terakhir bisa mencetak 24 gol di semua kompetisi. Sementara Ibrahimovic melakukannya hanya dalam waktu sekitar tujuh bulan.

Hebatnya lagi, gol-gol Ibrahimovic banyak yang jadi penentu kemenangan timnya. Saat kebuntuan mendatangi penggawa MU, Ibra datang untuk mendobraknya. Seperti yang terjadi dalam laga dengan Blackburn.

Khusus di Premier League, mantan pemain Barcelona, Juventus, Inter Milan, dan AC Milan itu sudah melesakkan 15 gol. Dari gol-golnya itu sebagian menjadi penentu didapatnya poin, yang jika dijumlah telah menyumbangkan 11 angka. Torehan Ibra sama dengan Diego Costa. Demikian dikutip dari Skysports.

Ibrahimovic mencetak gol penentu kemenangan dalam laga dengan Southampton, Crystal Palace dan West Brom. Sementara dalam duel dengan Liverpool dan West Ham United golnya berhasil menyamakan kedudukan.

Itu belum termasuk dua gol ke gawang Swansea, dan satu lainnya saat berhadapan dengan Everton. Di Liga Europa, Ibra menjadi penentu kemenangan MU atas Zorya Luhansk (1-0) di leg kedua, setelah juga mencetak gol di leg pertama (2-0).

Oiya, jangan lupakan juga golnya di ajang Community Shield. Gol di menit 88 itu membuat MU menang 2-1 atas Leicester City.

Mourinho Tak Pernah Ragukan Kemampuan Ibra

Mourinho Tak Pernah Ragukan Kemampuan Ibra
Mourinho Tak Pernah Ragukan Kemampuan Ibra

Mourinho Tak Pernah Ragukan Kemampuan Ibra

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengatakan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kemampuan dari sang striker, Zlatan Ibrahimovic.

Mourinho meyakini, Ibrahimovic akan memberikan pengaruh yang “besar” bagi Man United untuk musim ini.

Striker asal Swedia itu kembali mencetak gol saat Man United mengalahkan Blackburn Rovers dengan skor 2-1 pada ajang Piala FA di Stadion Ewood Park, Minggu (19/2/2017).

Atas torehannya itu, Ibrahimovic telah mencetak lima gol dalam empat pertandingan terakhir. Total, mantan striker Inter Milan dan PSG itu telah mencetak 24 gol di semua kompetisi.

Terkait hal itu, Mourinho mengatakan bahwa dirinya telah mengetahui bahwa Ibrahimovic akan memberikan hasil yang positif bagi Man United.

“Saya tidak tahu jumlah gol (yang telah dicetak Ibrahimovic), saya tidak tahu,” katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip dariFourFourTwo.com, Senin (20/2/2017).

“Saya tahu bahwa dia akan menjadi pemain yang sangat penting bagi kami. Saya tahu dengan pasti,” kata Mourinho.

Pada awalnya, striker berusia 35 tahun itu tiba di Old Trafford, kandang Man United, dengan beberapa tanda tanya karena faktor usia.

Namun, Mourinho mengatakan, ia tahu bahwa Ibrahimovic akan tetap “menghasilkan” untuk Man United.

“Satu gol lagi, kurang satu gol lagi, tetapi saya tahu bahwa dia akan memberi kontribusi yang besar bagi kami,” ujarnya.

Pada laga itu, Setan Merah, julukan Man United, sebelumnya tertinggal terlebih dahulu akibat gol pemain Blackburn, Danny Graham, pada menit ke-17. Man United berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Marcus Rashford (27′).

Setelah itu, Ibrahimovic, yang datang dari bangku cadangan, berhasil memberi kemenangan untuk timnya lewat gol pada menit ke-75.

Untuk fase berikutnya, Man United akan menghadapi Chelsea pada babak perempat final Piala FA pada Sabtu, 11 Maret 2017.