Tag Archives: Manchester City

Toure Ingin Bermain Tanpa Wasit Di Derby Manchester

Toure Ingin Bermain Tanpa Wasit Di Derby Manchester

Pep Guardiola harus menjalani musim pertamanya tanpa meraih trofi setelah Alexis Sanchez mencetak gol yang menentukan di Wembley akhir pekan kemarin. The Gunners menang 2-1 dan melaju ke final Piala FA.

Setelah Monaco menyingkirkan pasukan Guardiola dari Liga Champions bulan lalu, hasil imbang dengan Liverpool dan Arsenal serta kalah dari Chelsea mempersulit posisi  mereka di klasemen Premier League.

Pemain senior Yaya Toure pun berambisi meraih kemenangan atas Manchester United setelah ia mengaku sangat marah dengan kekalahan di Wembley karena menurutnya wasit tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya hanya kecewa sekarang tapi kami punya waktu untuk pulih kembali. Jika menang, kami akan melupakannya (kekalahan dari Arsenal). Tapi jika kami kalah, maka akan lebih sulit lagi. Manchester City sudah lolos ke Liga Champions selama tujuh tahun terakhir. Pastinya, pertandingan hari Kamis sangat penting,” ujar Toure.

Setelah kekalahan di semifinal Piala FA, Toure mengecam keras wasit Craig Pawson karena tidak memberikan hadiah penalti kepada Sergio Aguero dan salah menganulir gol Manchester City.

“Bila kami kalah dengan cara yang adil, maka kami menerimanya. Ada beberapa kekalahan yang kami dapatkan, seperti saat melawan Monaco, dan Monaco pantas menjadi pemenangnya,” katanya.

“Tapi ini cukup aneh dan mengecewakan. Akan sulit melupakan pertandingan ini karena saya sangat, sangat marah. Saya tidak tahu bagaimana cara mengekspresikan diri karena jika saya mengatakan sesuatu yang salah, FA akan memberi denda besar, saya harus berhati-hati. Sepak bola memang seperti ini, kamu menang, kamu kalah tapi terkadang sulit saat kamu menganggapnya tidak adil,” pungkas Toure.

Mourinho Bujuk Smalling Dan Jones Paksakan Diri Meski Cedera

Mourinho Bujuk Smalling Dan Jones Paksakan Diri Meski Cedera

Jose Mourinho kembali mempengaruhi Chris Smalling dan Phil Jones untuk kembali bermain lebih awal setelah mendapat cedera pada bulan Maret lalu.

Saat ini Smalling dan Jones belum benar-benar pulih dari cederanya, tetapi Mourinho ingin mereka kembali ke lapangan lebih cepat setelah Marcos Rojo harus absen di sisa musim ini karena cedera.

Memaksakan diri bermain

Manchester United akan melakoni laga krusial pada hari Jumat (28/4) melawan Manchester City di Etihad Stadium. Laga ini akan berpengaruh besar dalam misi United untuk finish di empat besar karena mereka hanya tertinggal satu poin dari Manchester City.

Karena itu, Mourinho sekali lagi meminta Smalling dan Jones untuk bisa memperkuat United.

“Jika saya Smalling atau Jones, saya akan bermain pada hari Kamis, saya akan melakukan dorongan terakhir,” kata Mourinho dikutip dari Mirror (25/4).

“Bila mereka punya mental segila saya mereka akan bermain,” kata Mourinho tegas. “Jika mereka berpikir aman dan dikelilingi orang-orang yang bermental sama seperti mereka. Akan lebih banyak makan waktu. Lebih hati-hati.”

“Bila saya, tidak ada yang akan menghentikan saya bermain.”

Smalling dan Jones sudah melewatkan tujuh pertandingan United dari semua kompetisi – tetapi United mencatatkan rekor tak terkalahkan selama itu.

Kondisi Pogba meragukan

Mourinho juga diragukan bisa menurunkan Paul Pogba karena masalah kebugaran. “Belum bisa dipastikan, entah dia cedera atau hanya akumulasi kelelahan otot, saya tidak tahu,” kata Mourinho.

“Tetapi, seperti yang saya katakan, jika dia tidak bisa bermain pada hari Kamis dia tidak akan bermain hari Kamis, kami memainkan pemain lain dan kami tidak menangis, seperti yang tidak kami lakukan hari ini,”

Kemenangan melawan Manchester City bukan hanya akan mengantarkan Manchester United ke peringkat empat, tetapi juga bisa membawa mereka ke peringkat ketiga tergantung dari selisih gol dengan Liverpool.

Dua Pilar The Citizens Kembali Dari Cedera

Dua Pilar The Citizens Kembali Dari Cedera

Dua Pilar The Citizens Kembali Dari Cedera

Manchester City diproyeksikan bakal bisa memainkan dua pemain pilarnya yaitu Sergio Aguero dan David Silva. Sebelumnya kedua pemain itu mendapat cedera ringan saat kalah dari Arsenal di semifinal FA Cup di Wembley, Minggu (23/4).

Meski belum secara pasti Aguero dan Silva bisa kembali 100 persen jelang hadapi United, namun dengan kembalinya mereka ikut berlatih bersama skuat, diharapkan keduanya bisa fit pada waktunya.

Tahap akhir penyembuhan

Pengaruh dari kedua penyerang itu memang sangat luar biasa, hal itu terbukti saat Silva dan Aguero ditarik keluar dalam pertandingan kontra Arsenal, The Sky Blues tumbang dengan skor 2-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Cederanya Aguero dan Silva sempat memunculkan kekhawatiran City, tentang kemungkinan tidak bisa memainkannya di laga derby Manchester di Etihad Stadium.

Namun sumber berita Omnisport mengabarkan bahwa Aguero dan Silva sudah masuk tahap akhir proses penyembuhan cederanya, sejak mereka ditarik keluar oleh Pep Guardiola dalam laga kontra Arsenal.

Target lolos Liga Champions

Fernandinho yang juga mengalami sedikit masalah pekan kemarin, di mana ia digantikan pada menit ke-99 perpanjangan waktu. 86 detik usai gelandang jangkar Brasil itu keluar lapangan, Alexis Sanchez berhasil mencetak gol kemenangan.

Ingin melupakan hasil buruk tersebut, Fernandinho menganggap timnya masih percaya diri untuk melakoni derby Manchester jilid dua.

“Saya percaya saya bisa sembuh dengan cepat hingga hari Kamis, dan saya harus berada dalam kondisi 100 persen untuk pertandingan tersebut.” jelas Fernandinho.

“Sekarang kami harus menegakkan kepala kami. Kami memiliki derby yang sangat penting pada hari Kamis dan tujuan kami sekarang adalah untuk finis di posisi yang membawa kami lolos ke Liga Champions.”

“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit, mereka berada di belakang kami dengan satu poin dan mereka memenangkan pertandingan pada hari Minggu kemarin.”

Striker anyar mereka Gabriel Jesus yang mengalami cedera patah metatarsal, diyakini bakal melakoni comeback dalam derby Manchester.

Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan

Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan
Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan

Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan

Pelatih Liverpool Juergen Klopp menilai timnya seharusnya bisa pulang dengan kemenangan ketika bertandang ke markas Manchester City, Stadion Etihad, Minggu (19/3).

Liverpool sempat berhasil unggul lebih dulu lewat tendangan penalti James Milner. Setelah itu ‘The Reds’ mendapatkan sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan tetapi tak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh mereka. Sebaliknya, justru tuan rumah yang akhirnya menyamakan kedudukan lewat tendangan Sergio Aguero.

“Kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan ini karena kami sukses memaksa kiper mereka mencatat sejumlah penyelamatan luar biasa.”

“Ada momen di menit ke-50 hingga 70 ketika kami menguasai mereka namun sayangnya gagal memastikan hasil akhir pertandingan. Kami justru membiarkan Manchester City bangkit dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan,” ujar Klopp seperti dikutip dari BBC Sport.

Klopp berterus terang masih sulit melupakan sejumlah peluang yang didapat oleh timnya.

“Kami punya 3-4 peluang terbuka untuk mencetak gol di kotak penalti. Saat ini saya tak bahagia. Namun beri saya waktu beberapa jam, maka saya akan kembali bahagia,” ucap Klopp.

Terlepas dari hasil seri yang didapat, Klopp mengakui bahwa timnya menunjukkan semangat juang yang luar biasa di laga ini.

“Mendapatkan poin dari Manchester City merupakan hasil yang bagus bagi seluruh tim di dunia ini.”

“Manchester City pun layak mendapatkan gol mereka, tetapi seharusnya kami juga bisa mencetak gol lebih banyak. Laga tadi adalah laga dua tim yang benar-benar menginginkan kemenangan hingga akhir pertandingan,” kata mantan pelatih Borussia Dortmund ini.

 

Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool

Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool
Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool

Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool

Manchester City dan Liverpool kini harus puas berbagi angka saat mereka bertarung di Stadion Etihad, dan terdapat sejumlah fakta menarik tersaji dalam laga tersebut.

Pada awalnya Liverpool memang sempat unggul lebih dulu lewat James Milner pada menit ke-51 sebelum akhirnya Sergio Aguero menyamakan kedudukan di menit ke-69. Berikut sejumlah fakta menarik hasil imbang Manchester City lawan Liverpool dikutip dari berbagai sumber:

– Manchester City berhasil melalui tujuh laga tanpa terkalahkan di Liga Primer Inggris dengan catatan 4 kali menang dan 3 kali imbang. Catatan ini merupakan rekam jejak tak terkalahkan terpanjang sejak Pep Guardiola datang ke Manchester City.

– James Milner telah mencetak tujuh gol penalti musim ini. Hanya Steven Gerrard (10 gol) yang pernah mencetak gol penalti lebih banyak dalam semusim di Liverpool.

– Liverpool mencatat 20 poin dari 10 laga lawan tim enam besar. Mirisnya, mereka justru hanya membukukan 19 poin ketika menghadapi enam tim terbawah di klasemen.

– Assist Kevin De Bruyne pada Sergio Aguero membuat dirinya telah mencetak 10 assist musim ini. Ia hanya kalah dari Gylfi Sigurdsson.

– Sergio Aguero selalu mencetak gol di lima laga kandang menghadapi Liverpool. Gol Sergio Aguero kali ini membuat Manchester City terhindar dari kekalahan.

Salah Satu Alasan Guardiola Pindah Ke ManCity

Salah Satu Alasan Guardiola Pindah Ke ManCity
Salah Satu Alasan Guardiola Pindah Ke ManCity

Salah Satu Alasan Guardiola Pindah Ke ManCity

Manchester City kini telah mempertahankan tren empat kali kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris.

Memasuki laga pekan ke-26 Liga Primer Inggris, tim arahan Pep Guardiola memetik tiga poin usai mengalahkan SUnderland 2-0 di Stadion Light, Minggu (5/3) sore waktu setempat.

Dua gol ManCity masing-masing berhasail dilesakkan Sergio Aguero pada menit ke-42 dan Leroy Sane pada menit ke-59 assist dari David Silva.

Penampilan Silva juga jadi salah satu pemain yang mendapat pujian dari Guardiola. Kualitas individu dan peran besar di tim bahkan disebut Guardiola menjadi alasan pelatih asal Spanyol itu memilih The Citizens sebagai klubnya.

“David merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah saya latih dalam hidup. Saya sangat beruntung bisa bekerja dengannya,” ucap Guardiola usai pertandingan, seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Salah satu alasan saya datang ke sini (ManCity) karena saya sangat senang bisa bersamanya. Saya berada di Spanyol ketika ia membela Valencia. Saya di Barcelona dan saya pikir ‘wow!’ Pemain ini sangat spesial,” tutur pria berkepala pelontos itu.

Satu hal yang membuatnya sangat takjub adalah Silva dinilai Guardiola pemain yang amat bagus dalam bersaing.

“Kemampuannya, kalian tahu karena ia berada di Inggris dalam waktu yang lama, tapi caranya ia menang. Ia memiliki mental pemenang. Ia adalah petarung, berlari cepat, ia sangat fantastis,” terang Guardiola.

“Tentu saja performanya sangat bagus. Tapi saya tidak katakan itu di atas lapangan. Kami akan pergi makan malam bersama. Saya mengundangnya.”

 

Guardiola Yakin Ranieri Akan Segera Dapat Pekerjaan Baru

Guardiola Yakin Ranieri Akan Segera Dapat Pekerjaan Baru
Guardiola Yakin Ranieri Akan Segera Dapat Pekerjaan Baru

Guardiola Yakin Ranieri Akan Segera Dapat Pekerjaan Baru

Manajet Manchester City, Pep Guardiola mengaku terkejut dengan pemecatan yang dialami oleh rekan sejawatnya yakni Claudio Ranieri di Leicester City. Namun Guardiola yakin cerita yang telah ditorehkan Ranieri di Leicester adalah tentang kesuksesan yang bakal terus dikenang dalam waktu lama.

Ranieri memang dipecat lantaran dianggap tak mampu mengangkat performa Leicester musim ini. Padahal musim lalu Ranieri menghadirkan keajaiban dengan mengantar The Foxes jadi juara Liga Primer Inggris.

“Saya terkejut mendengar keputusan itu. Laga Leicester lawan Liverpool kemarin sejatinya merupakan bukti torehan kehebatan Ranieri.”

“Ketika Ranieri pergi, Leicester menunjukkan penampilan seperti yang mereka tampilkan pada musim lalu. Cara mereka bermain sungguh luar biasa dan itu adalah peninggalan Ranieri,” ucap Guardiola seperti dikutip dari Goal.

Guardiola yakin prestasi Ranieri mengantar Leicester jadi juara Liga Primer musim lalu bakal terus jadi perbincangan hingga puluhan tahun mendatang.

“Titel Liga Inggris yang pernah dimenangi Leicester akan selalu dikenang. Dalam 50 tahun ke depan, publik masih akan terus membicarakan apa yang diraih Leicester pada musim lalu,” tutur mantan pelatih Bayern Munich ini.

Guardiola pun tanpa ragu menyebut Ranieri bakal dengan mudah mendapatkan pekerjaan berikutnya usai dipecat oleh Leicester.

“Saya yakin dia akan segera mendapatkan pekerjaan baru. Saya yakin dia akan mendapatkannya dan bekerja dengan baik,” ucap Guardiola.

De Bruyne Katakan Tak Bisa Bandingkan ManCity Dengan ManUtd

De Bruyne Katakan Tak Bisa Bandingkan ManCity Dengan ManUtd
De Bruyne Katakan Tak Bisa Bandingkan ManCity Dengan ManUtd

De Bruyne Katakan Tak Bisa Bandingkan ManCity Dengan ManUtd

Manchester City kerap dibandingkan dengan rival sekota, Manchester United, maupun tim kota tetangga Liverpool. Sejak klub ini melakukan perombakan besar di bawah konglomerat asal konglomerat Uni Emirat Arab, The Citizens disulap jadi salah satu klub elite di kompetisi Inggris.

Beberapa tahun usai berubah status jadi klub kaya, mereka tak pernah absen bersaing di papan atas Liga Primer Inggris. Dalam dua tahun belakangan ini, Man City juga selalu menjejakkan langkah hingga ke semifinal Liga Champions.

Kendati demikian, penyerang Man City Kevin de Bruyne mengatak tak tepat membandingkan timnya dengan tim-tim rival macam Manchester United dan Liverpool. Dua tim itu disebutnya lebih dulu punya sejarah panjang di kompetisi elite Inggris maupun di Liga Champions.

“Anda tak bisa membandingkan kami dengan mereka (ManUtd dan Liverpool) karena tak punya sejarah panjang di Liga Champions. Kami butuh waktu yang sama (untuk menjadi klub bersejarah),” terang De Bruyne seperti dikutip dari Manchester Evening News.

“Bagi saya tak ada artinya, tapi bagi banyak orang di dunia berarti segalanya. Karena itu orang-orang lebih sedikit bicara soal Manchester City dibandingkan lainnya (seperti ManUtd dan Liverpool).”

De Bruyne sendiri bertekad menjadi salah satu pemain yang ikut membangun tradisi hebat The Citizens di kompetisi Inggris maupun Liga Champions.

“Saya menganggap semuanya sama saja. Tak peduli apakah Anda klub top atau bukan di Liga Primer Inggris. Semua punya keunggulan dan kelemahan. Begitulah sepak bola bekerja,” tutur pemain Timnas Belgia itu.

Skuat arahan Pep Guardiola bersiap melakoni leg pertama babak 16 besar Liga Champions menjamu AS Monaco, di Stadion Etihad, Selasa (21/2) malam waktu setempat. De Bruyne sendiri berambisi menjaga ManCity berada di persaingan papan atas klub-klub Eropa di Liga Champions.

“Itulah yang ingin kami raih. Tim ini dibangun untuk itu, tapi kami memerlukan waktu untuk mewujudkannya. Musim lalu merupakan langkah besar bagi tim dan kami tahu akan menjadi tes sulit menghadapi klub Perancis yang tengah tampil bagus,” terang pemain 25 tahun itu.

“Kami harus melakukan tugas kami dan memenangkan babak ini serta tetap bertahan di Liga Champions. Ini amat penting bagi orang-orang yang mengevaluasi dan mengkirtik kami untuk melihat kami berada di jalur yang tepat.”