Tag Archives: Chelsea

Conte Minta Hazard Tak Dengarkan Saran Fabregas

Conte Minta Hazard Tak Dengarkan Saran FabregasConte Minta Hazard Tak Dengarkan Saran Fabregas

Conte Minta Hazard Tak Dengarkan Saran FabregasConte Minta Hazard Tak Dengarkan Saran Fabregas

 Antonio Conte menanggapi komentar Cesc Fabregas soal tuntutannya kepada Eden Hazard agar bermain lebih egois lagi untuk menorehkan banyak gol. Pelatih asal Italia itu mengatakan bahwa dirinya sedih mendengar komentar Fabregas itu, dan dengan tegas dirinya melarang pemainnya bermain individual.

Hazard berhasil mengantarkan Chelsea ke partai final FA Cup, datang sebagai pemain pengganti ia mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 4-2 atas Tottenham Hotspur di Wembley, Sabtu (22/4).

Spurs sebenarnya mampu menahan skor 2-2 dengan memberikan perlawanan yang luar biasa, sebelum gol dari Hazard dan Matic yang berhasil menyegel kemenangan pasukan Conte.

Conte lebih suka kalah

Setelah laga semifinal tersebut, Fabregas mengatakan bahwa Hazard menjadi pemain kedua terbaik di dunia setelah Lionel Messi. Menambah argumennya itu, Fabregas berujar bahwa winger Belgia harus menjadi lebih egois dalam kondisi tertentu.

Namun, manajer mereka tak setuju dengan komentar mantan gelandang Barcelona itu. Dengan menegaskan bahwa hal itu berarti mereka tidak mengikuti aturan filosofi miliknya. Di mana untuk saat ini, Conte mampu membawa The Blues berada di posisi puncak Premier League.

“Di dalam tim saya, saya tidak ingin pemain-pemain yang egois. Saya lebih suka kalah dalam pertandingan ketimbang memiliki pemain yang egois. Bagi saya, itu menyedihkan mendengarkan perkataan tersebut,” balas Conte soal komentar Fabregas pada Hazard.

Wajib main kolektif

“Target utama untuk setiap juara yang hebat adalah untuk bermain secara tim dan meletakkan talenta Anda ke dalam tim. Pemain terbaik di dunia tidak akan eksis tanpa sebuah tim,”

“Saya tidak pernah memahami ini. Tidak pernah, tidak pernah. Saya tidak ingin ini dan saya tidak menyetujuinya. Saya tidak ingin klub saya memberikan seorang pemain egois. Tidak, tidak akan pernah.”

Hazard musim ini berbeda dengan musim lalu, di mana di bawah arahan Conte dirinya mulai menemukan kembali sentuhannya. Dia sudah menciptakan 14 gol sejauh ini, lebih baik dari torehannya musim lalu dengan 10 gol.

Conte Minta Chelsea Waspadai Gebrakan Striker Ganas Soton

Conte Minta Chelsea Waspadai Gebrakan Striker Ganas Soton

Conte Minta Chelsea Waspadai Gebrakan Striker Ganas Soton

Pelatih Chelsea, Antonio Conte memuji setinggi langit kompatriotnya Manolo Gabbiadini, dia mengklaim bahwa striker Southampton itu merupakan salah satu pemain dengan kamampuan kaki kiri terbaik di dunia.

Gabbiadini membuat dampak yang signifikan sejak bergabung dengan Soton dari Napoli di bursa transfer Januari. Di mana dia mampu mencetak enam gol dalam enam penampilan yang sudah ia lakukan.

Dua dari enam golnya ia ciptakan lewat kaki kirinya di Liga Inggris sejauh ini. Striker 25 tahun akan menambah kekuatan Soton ketika mengunjungi Chelsea di laga tengah pekan, Rabu (26/4).

Menyadari ancaman tersebut, Conte minta pasukannya untuk mewaspadai pergerakan Gabbiadini sepanjang laga. Pasalnya, ia striker yang bertipikal rajin mencari peluang dan menjemput bola dari bawah.

“Kami pernah bekerjasama ketika di tim nasional. Dia adalah pemain yang bagus, seorang pemain yang bertalenta,” terang Conte.

Kaki kiri fantastis

“Dia seorang pesepakbola dengan kaki kiri fantastis. Salah satu yang terbaik di dunia. Itu luar biasa dengan caranya menendang bola,”

“Jika sesorang tidak mengetahuinya, dia tidak bisa memahami talenta yang pemain ini miliki. Kami harus memberikan perhatian khusus untuknya.”

“Saya mengetahuinya dengan sangat baik dari periode saya melatih tim nasional. Dia tidak banyak bermain dengan Napoli. Sulit untuk manajer timnas memanggil seorang pemain yang tidak bermain secara reguler untuk klubnya, namun saya memiliki respek tinggi kepadanya,” lanjutnya.

“Dia pria yang sangat baik. Saudara perempuannya adalah striker terhebat di tim nasional Italia juga. Keluarganya, mereka lahir dengan sepakbola. Dia dan saudara perempuannya.”

Cahill kembali masuk skuat

Chelsea harus mempertimbangkan untuk terus menjaga Gabbiadini dan membuat Southampton tak berkutik di Stamford Bridge. Hal ini bertujuan untuk The Blues menjaga peluang memenangkan Liga Inggris.

Skuat asuhan Conte saat ini berada di puncak klasemen dengan keunggulan empat poin atas pesaing terdekat Tottenham Hotspur. The Roman Emperor juga berpeluang besar meraih dobel winners setelah mereka mampu mencapai partai final FA Cup.

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?
Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Real Madrid telah mengadakan ‘pembicaraan positif’ dengan pemain bintang asal Chelsea, Eden Hazard. Pembicaraan tersebut terkait dengan pertukaran pemain asal Belgia itu ke Spanyol.

Demikian dikabarkan oleh media asal Inggris, The Sun. Hazard malah dikabarkan sudah belajar bahasa Spanyol demi memuluskan kepindahannya.

Presiden Los Blancos, Florentino Perez telah memberi tanda kalau klubnya sudah siap mengeluarkan dana yang besar. Bintang Chelsea itu adalah target utama mereka. Sementara itu, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dan Hazard sempat saling melontarkan pujian beberapa tahun terakhir.

Zidane sangat memuji pemain berumur 26 tahun itu. Zidane melontarkan pujiannya sebelum menghadapi Chelsea di International Champions Cup di Michigan, Amerika, Juli lalu.

“Dia adalah pemain yang sangat amat hebat. Tentu saja semua klub menginginkan pemain yang hebat, tetapi dia adalah pemain Chelsea,” ucap Zizou ketika itu.

“Saya selalu senang ketika mendengar pemain yang saya gemari ketika saya kecil membicarakan saya,” ujar Hazard di Website asal Belgia Sudinfo.be tahun lalu.

Ketika ditanyakan apakah dia ingin bermain untuk Zidane, Hazard menambahkan, “Ya tentu saja. Ketika saya masih kecil, saya menontonnya dari televisi dan internet untuk beberapa jam,” tambah Hazard di The Sun.

 

Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery

Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery
Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery

Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery

Belakangan ini ban kapten Chelsea memang lebih sering melingkar di lengan Gary Cahill musim ini. Namun, pemain asal Inggris itu mengaku tak akan sanggup menggantikan sosok bek legendaris The Blues, John Terry.

Cahill memang menjadi pilar di lini belakang Chelsea sejak tiba di Stamford Bridge pada 2011 silam. Ia bahkan sempat berduet dengan kompatriotnya di Timnas Inggris, John Terry.

Kini, Cahill mulai mengambil alih tugas kapten The Blues secara rutin seiring dengan skema 3-4-3 kegemaran Conte. Sementara Terry kian terpinggirkan dari skuat utama dan lebih sering duduk di bangku cadangan.

Meski demikian, Cahill mengaku tak akan mampu menggantikan sosok Terry di Stamford Bridge. Tak hanya sekadar kapten tim, namun Terry telah menjadi ikon klub London Barat tersebut.

“Saya tidak akan pernah mencoba untuk mengisi tempat Terry. Anda tidak akan pernah bisa mengisi posisi tersebut,” kata Cahill kepada Standard Sport.

“Ketika saya mengambil alih ban kapten musim ini, apakah karena ia tak dipilih atau tak bisa bermain, itu adalah sebuah kehormatan.”

Cahil mengaku telah mendapat banyak pelajaran dari Terry. Mulai dari cara mengelola diri dengan disiplin, cara bermain, dan bagaimana mantan kapten timnas Inggris itu melakukan banyak hal di lapangan.

“Tapi, saya tidak pernah berpikir selama satu menitpun, atau akan merasa bahwa saya menggantikan dia.”

“Dia berada di atas. Dan, siapa pun yang datang setelahnya, tidak akan pernah mencapai apa yang telah dilakukannya di klub. Ini adalah salah satu situasi di mana Anda harus memisahkan diri dari fakta tersebut,” ujar Cahill.

Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid

Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid
Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid

Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid

Diego Costa telah mengakui dirinya begitu berhasrat kembali ke Atletico Madrid pada musim panas lalu. Kini, ia berharap Thibaut Courtois dan Eden Hazard tak tergoda untuk pindah ke Real Madrid.

Setelah musim kedua yang buruk di Chelsea, Diego Costa mengakui ia ingin kembali ke Atletico. Karena itu ia tanpa malu mengungkapkan keinginan tersebut pada Antonio Conte yang baru datang sebagai manajer.

“Hubungan saya dengan Conte tidak bagus di awal karena ketika ia datang saya berkata saya ingin pergi ke Atletico.”

“Atletico tahu bahwa saya memiliki perasaan yang spesial pada mereka karena saya menjalani momen terbaik dalam karier saya di sana.Diego Simeone pun tahu bahwa tak mustahil untuk membawa saya kembali kesana,” ujar Diego Costa seperti dikutip dari Goal.

Hasrat tinggi Diego Costa ke Atletico pada akhirnya tak berujung manis. Diego Costa menilai ‘Los Rojiblancos’ tak serius menyambut uluran tangannya. Kegagalan itu membuat Diego Costa tak lagi terlalu berminat pergi ke Atletico di masa depan.

“Ketika Atletico seharusnya menunggu saya, mereka tak melakukannya, padahal masih ada waktu satu bulan jelang tutup transfer.”

“Saya telah melakukan segalanya untuk kembali ke Atletico dan saya tak akan melakukan hal yang sama setelah ini. Ketika Atletico tak menunggu saya, saya harus datang ke Conte dengan perasaan malu,” kata Diego Costa.

Diego Costa pun kini berharap dua rekannya, Thibaut Courtois dan Eden Hazard tak termakan godaan Madrid. Meski demikian, Diego Costa juga tak bisa memastikan kesetiaannya di Chelsea.

“Saya harap Real Madrid tak merekrut Hazard atau Courtois.”

“Dalam hidup semuanya bisa saja terjadi. Saya tak menutup pintu untuk siapapun. Saat ini saya bahagia di Chelsea namun tak ada yang tahu pasti tentang masa depan,” kata Diego Costa.

 

komentar Conte Soal Kante Yang Dapat Penghargaan

komentar Conte Soal Kante Yang Dapat Penghargaan
komentar Conte Soal Kante Yang Dapat Penghargaan

komentar Conte Soal Kante Yang Dapat Penghargaan

Salah satu gelandang andalan Chelsea, N’Golo Kante, terpilih sebagai pemain yang mendapat penghargaan pemain terbaik Liga Primer Inggris musim ini.

Kante disebut layak mendapatkan penghargaan dari London Football Awards karena dinilai berkontribusi besar mendongkrak Chelsea musim ini. Ia bahkan dianggap pemain di balik sukses Leicester City juara musim lalu.

Manajer Chelsea Antonio Conte lantas mengomentari penggargaan pemain terbaik yang diraih Kante musim ini.

“Penghargaan seperti ini sebaiknya diberikan pada akhir musim dan saya berharap memberikan penghargaan ini kepada semua pemain saya,” tegas Conte seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Musim ini hingga sekarang, para pemain saya bermain sangat baik dan layak menjadi yang terbaik. Namun, amat penting untuk menyelesaikannya di jalur yang tepat dan berusaha juara. Hanya jika Anda juara, orang-orang akan mengingat Anda.”

Chelsea sendiri akan melakoni laga tandang melawan menghadapi West Ham United di Stadion Londo, Senin (6/3) malam waktu setempat.

Conte pun bertekad tetap berada di jalur kemenangan agar peluang juara Liga Primer Inggris kian dekat bagi timnya.

“Kami memulai musim ini berjuang keras hingga pada akhirnya bisa juara. Kami berupaya keras hingga akhirnya bisa berada di jalur yang benar ke Liga Champions,” terang mantan pelatih Timnas Italia tersebut.

Meski demikian, Conte mengakui bukan hal mudah memulai musim ini lantaran ada enam tim kuat lainnya bersaing ketat demi tiket Liga Champions.

“Jangan lupakan, di enam tim ini, dua tak akan bermain di Liga Champions musim depan,” tutur pelatih yang sangat detail menerapkan metode melatih itu.

“Mereka harus bersaing di Liga Europa yang amat berbeda dengan Liga Champions. Tapi kini liga ini amat sulit.”

Conte Akui Salut Dengan Kemajuan Bek Sayapnya

Conte Akui Salut Dengan Kemajuan Bek Sayapnya
Conte Akui Salut Dengan Kemajuan Bek Sayapnya

Conte Akui Salut Dengan Kemajuan Bek Sayapnya

Adaptasi Victor Moses di posisi baru Chelsea musim ini mendapat pujian dari sang manajer tim, Antonio Conte. Pria berkebangsaan Italia itu mengaku salut dengan kemajuan yang diperlihatkan oleh pemainnya itu.

Moses memang mendapatkan peran baru pada musim ini. Dirinya kini lebih banyak dimainkan sebagai bek sayap sebelah kanan.

Posisi tersebut tentu bukan peran asli dirinya. Pemain asal Nigeria itu biasanya bermain di posisi sayap, bukan bek sayap.

Adaptasi Victor Moses di posisi baru Chelsea musim ini dipuji sang manajer tim, Antonio Conte. Pria berkebangsaan Italia itu mengaku salut dengan kemajuan yang diperlihatkan pemainnya itu.

Moses memang mendapatkan peran baru pada musim ini. Dirinya kini lebih banyak dimainkan sebagai bek sayap sebelah kanan.

Posisi tersebut tentu bukan peran asli dirinya. Pemain asal Nigeria itu biasanya bermain di posisi sayap, bukan bek sayap.

“Jika Anda menanyakan apakah saya bisa membayangkan posisi barunya sebelum perubahan ini, saya akan katakan tidak,” terang Conte seperti dikutip dari situs klub.

“Sebab, kami awalnya mencoba bermain dengan (skema) 4-2-4 dan saya selalu melihatnya sebagai winer. Ia sangat bagus duel satu lawan satu, tapi sedikit lemah dalam hal bertahan.”

Namun, pemikiran Conte mulai berubah setelah melihat keinginan kuat Moses untuk terus berkembang.

“Ketika saya putuskan untuk mengubah sistem, saya ingin mencobanya di peran ini (bek sayap), bekerja dengan situasi yang berbeda,” terang Conte.

“Ia (Moses) menunjukkan kepada saya komitmen hebat untuk belajar dan memahami peran barunya, terutama dalam situasi bertahan. Kini kami punya pemain komplet secara menyerang dan bertahan.”

Namun, pemikiran Conte mulai berubah setelah melihat keinginan kuat Moses untuk terus berkembang.

“Ketika saya putuskan untuk mengubah sistem, saya ingin mencobanya di peran ini (bek sayap), bekerja dengan situasi yang berbeda,” terang Conte.

“Ia (Moses) menunjukkan kepada saya komitmen hebat untuk belajar dan memahami peran barunya, terutama dalam situasi bertahan. Kini kami punya pemain komplet secara menyerang dan bertahan.”

Conte Katakan Terry Tetap Menjadi Bagian Penting Dalam Skuadnya

Conte Katakan Terry Tetap Menjadi Bagian Penting Dalam Skuadnya
Conte Katakan Terry Tetap Menjadi Bagian Penting Dalam Skuadnya

Conte Katakan Terry Tetap Menjadi Bagian Penting Dalam Skuadnya

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, akan sangat senang jika melihat John Terry mengakhiri kariernya di Chelsea dengan mengangkat Piala FA.

Namun, selain itu, Conte pun mengingatkan agar Terry tetap harus terus berusaha agar kembali mendapatkan tempatnya di skuad utama The Blues, julukan Chelsea.

Pemain yang menempati posisi sebagai bek itu mendapat kesempatan langka saat tampil sebagai pemain inti ketika Chelsea mencatat kemenangan 2-0 atas Wolves pada babak kelima Piala FA, Sabtu (18/2/2017).

Kontrak pemain berusia 36 tahun itu akan habis pada akhir musim ini. Hingga kini, Terry hanya tampil sebanyak lima pada pertandingan Premier League musim 2016-17.

Terkait hal itu, Conte mengatakan akan senang jika melihat Terry memenangi Piala FA untuk keenam kalinya.

Namun, pelatih asal Italia ini mengatakan, dirinya memilih pemain berdasarkan performa, bukan seperti cerita dongeng.

“Saya ingin ini menjadi sangat jelas. Jika setiap pemain layak untuk bermain, saya senang untuk memberi mereka kesempatan, bukan karena ada sentimen,” kata Conte, seperti dikutip dari FourFourTwo.com, Senin (20/2/2017).

“John Terry layak untuk tampil pada laga ini (versus Wolves) dan dia melakukannya dengan sangat baik. Saya sangat senang untuknya,” tutur Conte.

Mantan pelatih Juventus dan tim nasional Italia itu mengatakan, Terry tetap menjadi bagian penting dalam skuadnya.

“Bagi saya, ia tetap menjadi pemain yang sangat penting. Dia kapten saya dan dia penting, baik di dalam maupun luar lapangan,” ucapnya.

“Dia membantu banyak saya. Saya sangat senang memiliki dia dalam skuad,” ujarnya.

Untuk fase selanjutnya, Chelsea akan melawan Man United pada babak perempat final Piala FA yang akan digelar di Stamford Bridge, kandang The Blues, pada Sabtu, 11 Maret 2017.

MU Harus Rebutan Tiket Semifinal Piala FA Dengan Chelsea

MU Harus Rebutan Tiket Semifinal Piala FA Dengan ChelseaMU Harus Rebutan Tiket Semifinal Piala FA Dengan Chelsea
MU Harus Rebutan Tiket Semifinal Piala FA Dengan ChelseaMU Harus Rebutan Tiket Semifinal Piala FA Dengan Chelsea

MU Harus Rebutan Tiket Semifinal Piala FA Dengan Chelsea

Babak 16 besar Piala FA masih belum berakhir sampai saat ini. Namun, undian babak perempat final telah dilakukan Football Association (FA) sebagai penyelenggara turnamen.

Babak 16 besar sendiri masih menyisakan laga antara tim yang disebut Tim antah berantah yaitu Sutton United vs Arsenal yang akan memainkan pertandingan pada Senin (20/2/2017) atau Selasa dini hari WIB.

Sedangkan pertarungan antara Manchester City kontra Huddersfield Town juga harus kembali digelar. Kedua tim harus menggelar laga ulangan setelah pada pertemuan pertama bermain imbang 0-0.

Namun, undian babak perempat final Piala FA telah ditentukan akan digelar seusai laga Blackburn Rovers kontra Manchester United selesai, Minggu (19/2/2017).

Man United  telah memastikan langkahnya ke babak perempat final setelah menang 2-1 atas Blackburn, dan langsung dipertemukan dengan penguasa Premier League, Chelsea di babak perempat final untuk memperebutkan tiket semifinal. Pertandingan tersebut akan digelar di Stamford Bridge pada Sabtu, 11 Maret 2017.

Pada babak ini juga terjadi derbi London antara Tottenham Hotspur menghadapi Millwall di White Hart Lane. Sedangkan lawan yang relatif cukup mudah didapat Arsenal jika mampu melewati hadangan Sutton United. The Gunners hanya akan menghadapi tim kejutan dari divisi non-liga, Lincoln City. (Verdi Hendrawan)

Berikut hasil lengkap undian babak perempat final Piala FA:

Chelsea vs Manchester United

Middlesbrough vs Huddersfield Town/Manchester City

Tottenham Hotspur vs Millwall

Sutton United/Arsenal vs Lincoln City

 

Alasan Chelsea Gagal Raih Kemenangan dari Burnley

Alasan Chelsea Gagal Raih Kemenangan dari Burnley
Alasan Chelsea Gagal Raih Kemenangan dari Burnley

Alasan Chelsea Gagal Raih Kemenangan dari Burnley

Chelsea kini harus puas bermain imbang 1-1 di kandang Burnley. Kiper The Blues, Thibaut Courtois, mengungkapkan beberapa alasan soal kegagalan mereka menang.

Bermain di Turf Moor, Minggu (12/2/2017), Chelsea memang sempat unggul lebih dulu lewat gol gol Pedro Rodriguez di menit 7. Namun, di menit 24 keunggulan itu bisa dibalas lewat tendangan bebas Robert Brady untuk memaksa pertandingan berakhir imbang 1-1.

Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan Burnley sebagai salah satu tim jago kandang. Dari 14 laga kandang di Liga Primer Inggris The Clarets hanya kalah dari Swansea City, Arsenal, dan Manchester City.

Selain itu, 29 dari 30 poin yang sudah mereka koleksi didapat saat bermain di Turf Moor. Catatan itu diakui Courtois sebagai salah satu penyebab sulitnyaThe Blues meraih poin penuh.

“Laga tandang ke Burnley, dengan rekor kandang yang mereka miliki, Burley adalah lawan yang sulit dikalahkan,” ujar Courtois seperti dikutip Express.

Namun, itu bukan satu-satunya hal yang membuat Chelsea gagal dapat poin penuh. Bagi kiper asal Belgia itu faktor non teknis sudah bikin pengaruh besar pada hasil. Turunnya salju menyebabkan mereka kedinginan.

“Lapangan tidak terlalu bagus, banyak salju, sangat dingin, dan situasi menjadi tak ideal. Namun kami memulai laga dengan sangat baik. Kami mencetak gol dan saya kira kami kebobolan lewat tendangan bebas berkualitas dari Brady,” sambungnya.

“Setelah gol itu, kami tak bisa menemukan permainan kami selama 20 menit. Kami keluar dari permainan terbaik kami dan kesulitan menciptakan peluang. Pada akhirnya kami tidak puas dengan angka yang kami dapatkan,” keluh mantan kiper Atletico Madrid itu.

Meski hanya mendapat satu poin, Chelsea masih nyaman di puncak klasemen dengan 60 poin. Tim besutan Antonio Conte punya jarak 10 poin dari Tottenham Hotspur dan Arsenal yang di posisi dua dan tiga.