Tag Archives: Arsenal

Dua Pilar The Citizens Kembali Dari Cedera

Dua Pilar The Citizens Kembali Dari Cedera

Dua Pilar The Citizens Kembali Dari Cedera

Manchester City diproyeksikan bakal bisa memainkan dua pemain pilarnya yaitu Sergio Aguero dan David Silva. Sebelumnya kedua pemain itu mendapat cedera ringan saat kalah dari Arsenal di semifinal FA Cup di Wembley, Minggu (23/4).

Meski belum secara pasti Aguero dan Silva bisa kembali 100 persen jelang hadapi United, namun dengan kembalinya mereka ikut berlatih bersama skuat, diharapkan keduanya bisa fit pada waktunya.

Tahap akhir penyembuhan

Pengaruh dari kedua penyerang itu memang sangat luar biasa, hal itu terbukti saat Silva dan Aguero ditarik keluar dalam pertandingan kontra Arsenal, The Sky Blues tumbang dengan skor 2-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Cederanya Aguero dan Silva sempat memunculkan kekhawatiran City, tentang kemungkinan tidak bisa memainkannya di laga derby Manchester di Etihad Stadium.

Namun sumber berita Omnisport mengabarkan bahwa Aguero dan Silva sudah masuk tahap akhir proses penyembuhan cederanya, sejak mereka ditarik keluar oleh Pep Guardiola dalam laga kontra Arsenal.

Target lolos Liga Champions

Fernandinho yang juga mengalami sedikit masalah pekan kemarin, di mana ia digantikan pada menit ke-99 perpanjangan waktu. 86 detik usai gelandang jangkar Brasil itu keluar lapangan, Alexis Sanchez berhasil mencetak gol kemenangan.

Ingin melupakan hasil buruk tersebut, Fernandinho menganggap timnya masih percaya diri untuk melakoni derby Manchester jilid dua.

“Saya percaya saya bisa sembuh dengan cepat hingga hari Kamis, dan saya harus berada dalam kondisi 100 persen untuk pertandingan tersebut.” jelas Fernandinho.

“Sekarang kami harus menegakkan kepala kami. Kami memiliki derby yang sangat penting pada hari Kamis dan tujuan kami sekarang adalah untuk finis di posisi yang membawa kami lolos ke Liga Champions.”

“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit, mereka berada di belakang kami dengan satu poin dan mereka memenangkan pertandingan pada hari Minggu kemarin.”

Striker anyar mereka Gabriel Jesus yang mengalami cedera patah metatarsal, diyakini bakal melakoni comeback dalam derby Manchester.

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London
Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Masa depan Mesut Oezil di Arsenal sampai saat ini masih dipertanyakan. Namun, gelandang Jerman itu membuka peluang untuk tetap tinggal di London Utara.

Seperti rekan setimnya, Alexis Sanchez, kontrak Oezil akan habis pada 2018. Sampai saat ini belum ada kesepakatan baru yang dicapai, malahan pembicaraan mengenai kontrak baru mereka ditunda sampai musim panas nanti.

Ada kekhawatiran di kalangan suporter kalau dua pemain kunci mereka itu akan hengkang. Rumor yang terakhir bahkan menyebut kalau mantan pemain Real Madrid ini dikaitkan dengan klub rival Manchester United dan raksasa Turki, Fenerbache.

“Faktanya aku masih punya kontrak di London,” ungkap Oezil kepada media Jerman, yang dikutip Mirror. “Salah kalau sekarang bersepekulasi.”

“Di akhir musim, kita lihat saja, akan ada beberapa pembicaraan. Aku sangat bahagia di Arsenal dan di London.”

Selain masa depan Oezil dan juga Sanchez, Arsenal juga dihadapkan pada pertanyaan akan masa depan sang manajer Arsene Wenger. Wenger didesak oleh sebagian suporter untuk tidak melanjutkan jabatannya di klub setelah kontraknya berakhir di akhir musim ini.

“Aku tidak tahu keputusan apa yang akan diambilnya,” sambung Oezil. “Itu adalah sesuatu yang kami tunggu-tunggu.”

 

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya
Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Arsenal harus kandas di Liga Champions usai dilumat Bayern Munich. Tapi menurut salah satu pemain Arsenal Granit Xhaka, Bayern sebenarnya selevel dengan timnya.

The Gunners memang harus tersisih di babak 16 besar Liga Champions berkat kekalahan agregat 2-10 dari Bayern, setelah kalah dengan skor 1-5 di masing-masing leg.

Menurut Xhaka, kekalahan itu tidak mencerminkan kekuatan Arsenal yang sebenarnya. Pemain internasional Swiss itu pun membandingkannya dengan pengalaman mengalahkan Bayern bersama klub lamanya.

“Hasil lawan Bayern Munich sangatlah buruk, tapi (kekuatan) kami sebenarnya tidak terlalu jauh dari mereka dan dalam pandangan saya mereka ada di level yang sama dengan Arsenal,” ujar Xhaka seperti dilansir Daily Star.

“Saya tahu ini merupakan sebuah pernyataan berani, tapi begitulah pendapat saya. Kekalahan itu secara khusus mengusik saya karena saya punya kenangan bagus dalam laga-laga sebelumnya lawan Bayern. Kami mampu menang lawan mereka dengan Borussia Moenchengladbach. Dan saya pikir Gladbach bahkan tak berada di level yang sama dengan Arsenal.

“Arsenal merupakan sebuah klub luar biasa di kota menakjubkan. Satu-satunya yang absen (untuk sekian lama) adalah sebuah titel Liga. Tapi saya percaya itu akan segera berubah,” tutur pesepakbola 24 tahun itu.

Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?

Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?
Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?

Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?

Arsenal disebut media-media Jerman sudah menawarkan pekerjaan manajer kepada pelatih Borussia Dortmund saat ini, Thomas Tuchel. Bild mengklaim Arsene Wenger akan segera mengakhiri 21 musim kebersamaannya dengan The Gunners sehingga Tuchel mulai mengambil alih musim depan.

Kontrak Wenger akan berakhir pada Juni nanti dan hingga saat ini pelatih asal Perancis itu belum menandatangani perpanjangan kontrak.

Arsenal mengalami beberapa hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir, mulai dari dibantai Bayern Munich dengan aggregate 2-10 di 16 Besar Liga Champions, hingga saat ini terlempar dari zona empat besar di Liga Primer Inggris.

Arsenal juga kalah enam kali dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi sehingga muncul tuntutan mundur untuk Wenger dari penggemar The Gunners.

Tuchel, manajer yang menggantikan Juergen Klopp dan membawa Dortmund ke peringkat dua Bundesliga musim lalu, dinilai sebagai kandidat yang tepat untuk menggantikan Wenger.

Laporan berbeda dikeluarkan media Inggris The Telegraph. Wenger disebut media tersebut siap untuk menandatangani perpanjangan kontrak selama satu tahun ke depan. Wenger juga diyakini percaya diri bisa membawa Arsenal keluar dari periode terburuk mereka selama 21 tahun terakhir.

Arsenal disebut The Telegraph sudah mengetahui niat Wenger untuk tetap bertahan tapi belum mengambil keputusan.

Setelah menelan kekalahan dari West Bromwich Albion pada Sabtu lalu, Wenger mengatakan akan segera mengumumkan keputusan soal masa depannya. Ia percaya masa depannya tidak akan tergantung pada keberhasilan merebut tiket ke Liga Champions.

“Tak melulu terkait dengan empat besar, karena saya sudah melakukannya 20 kali. Ini lebih dari itu… bukan hanya itu,” kata Wenger. “Saya memiliki sudut pandang lebih besar. Bukan hasil pertandingan terakhir yang akan menentukan keputusan saya.”

Wenger Janji Ungkap Alasan Cadangkan Sanchez Suatu Saat Nanti

Wenger Janji Ungkap Alasan Cadangkan Sanchez Suatu Saat Nanti
Wenger Janji Ungkap Alasan Cadangkan Sanchez Suatu Saat Nanti

Wenger Janji Ungkap Alasan Cadangkan Sanchez Suatu Saat Nanti

Keputusan Arsene Wenger saat mencadangkan Alexis Sanchez telah memantik kontroversi. Manajer Arsenal itu bahkan menuai kritikan dari para suporter The Gunners.

Apalagi, timnya saat itu kalah 1-3 dari Liverpool, di Stadion Anfield, Sabtu (4/3) sore waktu setempat. Berstatus sebagai cadangan, Sanchez baru dimainkan pada menit ke-46 menggantikan Francis Coquelin. Saat itu Arsenal sudah tertinggal 0-2.

Wenger pun hanya bisa tertawa saat menanggapi pertanyaan wartawan terkait keputusan kontroversialnya tidak memasang Sanchez di tim inti.

Pelatih asal Perancis itu memang tak mau menjawab pertanyaan tersebut. Namun, ia berjanji akan menjelaskan keputusan tak memasang Sanchez di tim inti.

“Saya akan menjelaskannya, suatu saat nanti,” tutur wenger sembari tertawa seperti dikutip dari Mirror.

Wenger sendiri menegaskan, kebijakan yang dilakukannya demi kebaikan tim, meskki Arsenal takluk 1-3 dari Liverpool.

“Jika Anda membuat keputusan, Anda membuat keputusan. Orang-orang selalu emosional dalam menganalisis terkait keputusan ini,” ucap Wenger.

“Anda mendapatkan respons yang sangat emosional, tapi Anda harus membuat sebuah keputusan.”

Seperti dilaporkan pula oleh Mirror, tidak dimainkannya Sanchez di skuat inti merupakan buntut dari ketegangan antara manajer dan pemainnya itu.

Wenger disebut-sebut sudah tak tahan dengan rengekan Sanchez yang terus meminta keluar dari Arsenal. Pria yang sudah 20 tahun mengabdi untuk The Gunners pun tak memainkannya.

Namun, sial bagi Wenger timnya kalah dari Liverpool. Tuntutan fan agar sang manajer itu untuk mundur pun kian kencang.

Bentuk Kepedulian Arsenal Pada Sutton United

Bentuk Kepedulian Arsenal Pada Sutton United
Bentuk Kepedulian Arsenal Pada Sutton United

Bentuk Kepedulian Arsenal Pada Sutton United

Sukses Arsenal lolos ke babak delapan besar Piala FA juga berbuah kepedulian bagi salah satu klub kaya di Liga Primer Inggris itu. Setelah mengalahkan Sutton United 2-0 di Stadion Gander Lane, Senin (20/1) malam waktu setempat, The Gunners menunjukkan kepeduliannya terhadap klub amatir lawannya mereka.

Ya, The Gunners ikut menyumbang untuk keperluan dana klun non-liga Inggris tersebut dalam membangun fasilitas klub itu. Uang yang dikeluarkan oleh klub elite Liga Primer Inggris itu memang tak seberapa dibandingkan aset yang mereka miliki, hanya 50 ribu poundsterling.

Meski demikian, tambahan itu cukup berarti bagi klub yang dimanajeri Paul Doswell. Apalagi dibandingkan dengan penerimaan klub sebesar 1 juta poundsterling karena sukses tembus hingga babak kelima Piala FA, cukup untuk tambahan dana.

Dana sumbangan khusus dari Arsenal dibeberkan langsung oleh Doswell, seperti diberitakan Metro, beberapa waktu lalu. Manajer berkepala pelontos itu menyebut pihak Arsenal menjanjikan uang itu usai pertandingan.

“(Uang) itu akan masuk dalam dana komunitas dan mereka menjanjikan kepada kami 50 ribu dan itu akan kami gunakan untuk membelu dua ruang kelas,” terang Doswell.

“Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa dari mereka (Arsenal) dan kami amat berterima kasih kepada mereka.”

Meski demikian, donasi tersebut juga harus melewati pemeriksaan dari federasi sepak bola Inggris (FA) sebelum diberikan kepada Sutton.

Selain itu, Doswell menerangkan, dana yang klub mereka dapatkan dari perjuangan mereka di Piala FA, akan dipergunakan sebijaksana mungkin.

“Uang itu akan digunakan untuk 100 anak-anak usia 16 sampai 18 tahun. Kami akan membangun ruang ganti pemain yang baru, ruang kelas dan seluruh toilet (akan diperbaiki),” ujar Doswell.

“Kami akan benar-benar mengganti rumah kami seperti selayaknya. Tak akan dihabiskan untuk para pemain.”

Sebagai salah satu klub amatir, Sutton memang memiliki fasilitas yang kurang memadai. Termasuk pula ruang ganti pemain yang sempit dan tidak tertata dengan baik.

Taklukan Sutton, Wenger Katakan Arsenal Belajar dari Kesalahan

Taklukan Sutton, Wenger Katakan Arsenal Belajar dari Kesalahan
Taklukan Sutton, Wenger Katakan Arsenal Belajar dari Kesalahan

Taklukan Sutton, Wenger Katakan Arsenal Belajar dari Kesalahan

Manajer Arsenal Arsene Wenger puas dengan performa timnya usai mengalahkan Sutton United 2-0 pada babak kelima Piala FA di Stadion Borough Sports, Senin (20/2) malam waktu setempat.

Dengan kemenangan atas tim non-liga Inggris tersebut, Arsenal lolos ke babak delapan besar Piala FA. “Kami telah melakukannya (dengan baik),” terang Wenger seperti dikutip dari Telegraph.

“Ketika saya baru saja melatih di Inggris 20 tahun lalu mereka (Sutton) tak sekuat seperti saat sekarang sebagai klub divisi lima,” tutur pelatih kebangsaan Perancis itu. “Sangat berbeda bermain di lapangan jenis ini. Kami harus memberikan mereka apresiasi. Bermain di lapangan seperti ini, setiap pergerakan teknis jika tidak 100 persen, Anda akan kehilangan bola,” terang Wenger.Wenger sendiri tak melihat lawannya kali ini jauh berada di bawah level timnya.Terpenting, ia mengatakan, timnya bisa belajar dari kelalaian sebelumnya kala dibantai Bayern Munich 1-5 di Stadion Allianz Arena, Rabu (15/2) waktu setempat pada leg pertama Liga Champions.

“Ini sangat penting untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri para pemain. Jangan lupakan saat di Bayern (Munich). Kami sempat bermain 1-1 di babak pertama, namun kemudian berjalan salah,” ujar Wenger.

“Di sini (lawan Sutton) kami menang 1-0 di babak pertama (tapi semua berlangsung sangat bagus).”

Selain itu, ia juga mengingatkan tak mudah bagi Arsenal mengalahkan Sutton di kandang lawannya itu, terutama bermain di lapangan yang tak biasa bagi para pemainnya.
Selain itu, kekuatan Sutton dinilainya kini sudah banyak berubah. Sebagai klub yang berasal dari divisi kelima Liga Inggris, Wenger mengakui banyak kemajuan pesat yang dialami klub tersebut.
Untuk selanjutnya, Arsenal akan menghadapi Lincol United, klub yang juga berasal dari non-liga Inggris, pada babak delapan besar Piala FA.

Tim Sedang Berjuang, Kiper Cadangan Sutton Asik Makan

Tim Sedang Berjuang, Kiper Cadangan Sutton Asik Makan

 

Tim Sedang Berjuang, Kiper Cadangan Sutton Asik Makan

Tim Sedang Berjuang, Kiper Cadangan Sutton Asik Makan

Pemandangan menarik terlihat di sela pertandingan putaran kelima Piala FA antara Arsenal melawan Sutton United di Stadion Gander Green Lane, Senin (20/2) malam waktu setempat. Kiper cadangan Sutton, Wayne Shaw, tertangkap kamera asyik makan kue pie saat timnya sedang berjuang melawan Arsenal.

Shaw merupakan sosok unik di klub Sutton, yang saat ini berstatus tim Divisi Lima Liga Inggris (National League). Kiper berbadan tambun itu tidak hanya menjadi pemain dalam klub, tapi juga membantu klub dalam menyusun data administrasi, memperbaiki lampu stadion, dan membersihkan stadion.

Manajer Sutton, Paul Doswell, yakin aksi Shaw makan di sela pertandingan melawan Arsenal telah menjadi bahan taruhan sejumlah pihak. Doswell kecewa dengan tindakan kiper dengan berat sekitar 145 kilogram itu.Jelang pertandingan melawan Arsenal, kiper 45 tahun itu sempat tertangkap kamera membersihkan daerah cadangan The Gunners. Dan di sela pertandingan melawan Alexis Sanchez dan kawan-kawan, Shaw kembali menjadi sensasi.

Dikutip dari The Telegraph, Shaw tertangkap kamera sedang asyik makan pada menit ke-83. Ketika itu Sutton dalam kondisi kalah 0-2 dari Arsenal melalui gol Lucas Perez dan Theo Walcott.
“Saya berasumsi seperti itu (Shaw jadi bahan taruhan). Saya pikir Shaw sudah menjadi bintang global di balik badan 149 kilogram-nya. Saya pikir tindakan Shaw bukan gambaran yang bagus untuk klub,” ujar Doswell.

Sutton yang merupakan klub divisi lima pertama yang mampu tampil di putaran kelima Piala FA, harus mengakui ketangguhan Arsenal 0-2. Meski begitu Sutton berhasil merepotkan Arsenal dan mendapat pujian dari Arsene Wenger.

“Sutton mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan kami. Mereka bermain bagus. Saya pikir ketika saya datang ke klub ini 20 tahun lalu, klub divisi lima tidak tampil fit seperti saat ini,” ujar Wenger.

Lapangan Sutton Yang Akan Jadi Penghambat Kemenangan Arsenal

Lapangan Sutton Yang Akan Jadi Penghambat Kemenangan Arsenal
Lapangan Sutton Yang Akan Jadi Penghambat Kemenangan Arsenal

Lapangan Sutton Yang Akan Jadi Penghambat Kemenangan Arsenal

Jika dilihat secara teori, Arsenal tidak akan merasa kesulitan untuk menyisihkan Sutton United. Namun, lapangan Sutton bisa menjadi faktor yang menghambat misi menang The Gunners.

Arsenal akan melawat ke markas Sutton untuk melakoni laga babak 16 besar Piala FA, Selasa (21/2/2017) dinihari WIB. Masalahnya adalah lapngan The Borough Sports Ground tidak menggunakan rumput asli, melainkan buatan.

‘Gudang Peluru’ wajib mengalahkan Sutton, bukan sekadar untuk lolos ke perempatfinal. Kemenangan juga diperlukan Arsenal sebagai penyembuh luka setelah dipermalukan Bayern Munich 1-5 dalam Liga Champions, sepekan lalu.

“Yang pertama adalah lapangannya,” jawab manajer Arsenal Arsene Wenger, saat ditanya ancaman terbesar menghadapi Sutton. “Yang kedua, adalah antusiasme mereka. Yang ketiga kalau kami tidak siap untuk pertarungan ketat.”

“Kalau kami berpikir ‘tidak masalah, mereka adalah tim nonliga, kami akan menang’ maka itu tidak akan terjadi. Idealnya, kami ingin bermain di atas lapangan yang wajar tapi kompetisi juga adalah tentang mengatasi apa yang Anda hadapi.”

“Kami menghadapi sebuah lapangan buatan dan kami harus mengatasinya,” imbuh Wenger, sebagaimana diwartakan Sky Sports.

Menyoal lapangan buatan Sutton, para pemain Arsenal sempat berlatih dengan situasi yang sama di tempat latihan mereka, Colney. “Tidak sama, karena di sana lapangannya kering dan saya sempat dengar bahwa Sutton memiliki sebuah lapangan yang basah.”

“Mereka menyiramnya sebelum pertandingan, jadi bola akan bergulir jauh lebih cepat. Itu artinya berat pada sambungannya lebih besar, Anda tidak bisa meluncur, Anda harus melakukan blocking setiap waktu sehingga permainan akan sedikit berbeda karena bola akan mendatangi Anda dan seseorang berakselerasi dan tidak melambat seperti di pertandingan normal. Sehingga Anda harus terbiasa dengan perbedaan kecepatannya,” lugas Wenger.

Bayern Tunjukkan Taringnya Taklukan Arsenal 5-1

Bayern Tunjukkan Taringnya Taklukan Arsenal 5-1
Bayern Tunjukkan Taringnya Taklukan Arsenal 5-1

Bayern Tunjukkan Taringnya Taklukan Arsenal 5-1

Bayern Munich telah berhasil menaruh satu kakinya ke perempat final usai menggasak Arsenal 5-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (16/2).

Arsenal memang sempat memberikan perlawanan ketat di babak pertama dengan berhasil menahan imbang tuan rumah 1-1. Namun, Munich mengeluarkan taringnya di babak kedua dan mengakhiri kemenangan dengan skor telak 5-1.

Tuan rumah sukses mencuri gol lebih dulu melalui aksi Arjen Robben di menit ke-11. Menyusur dari sayap kanan dan merangsek ke depan area penalti sebelum melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang Ospina.

Ini adalah gol ciri khas Robben. Aksi inidividu winger Belanda itu kerap merepotkan full back lawan dengan mengandalkan kecepatan sekaligus tembakan keras nan terukur.

Keunggulan Munich harus ternoda di menit ke-30. Wasit asal Serbia, Milorad Mazic, menunjuk titik putih setelah Robert Lewandowski melakukan pelanggaran terhadap Laurent Koscielny di kotak terlarang.

Sanchez ditunjuk sebagai eksekutor. Tembakannya sempat diblok Neuer, namun bola memantul kembali pada Sanchez yang mengakhiri dengan tembakan keras ke pojok kanan. Skor pun imbang 1-1.

Pertandingan berlangsung seimbang. Kedua tim saling memberikan tekanan, namun skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda.

Asa tim tamu untuk membawa pulang hasil imbang sirna setelah Munich menjebol gawang Ospina secara bertubi-tubi lewat sundulan Lewandowski (53’) dan sepasang gol Thiago Alcantara di menit ke 56 dan 63.

Thomas Mueller menambah penderitaan Arsenal dengan tembakan keras di kotak penalti, dua menit sebelum waktu normal usai. Gol Mueller menjadi penutup pesta gol kemenangan Munich 5-1 atas Arsenal.

Susunan Pemain:

Bayern Munich: Manuel Neuer; Philip Lahm, Javi Martinez, Mats Hummels, David Alaba; Xabi Alonso, Thiago Alcantara, Douglas Costa, Arturo Vidal, Arjen Robben; Robert Lewandowski.

Arsenal: David Ospina; Hector Bellerin, Shkodran Mustafi, Laurent Koscielny, Nacho Monreal; Francis Coquelin, Granit Xhaka; Alex Oxlade Chamberlain, Mesut Oezil, Alex Iwobi; Alexis Sanchez.