SFC Bersiap Hadapi PSMS

Sriwijaya FC (SFC) dinilai banyak pihak salah satu tim yang memiliki komposisi pemain bertabur bintang, baik pemain inti maupun pemain cadangan.

Hal ini membuat SFC secara otomatis memiliki kedalaman tim sebelum mengarungi Liga 1 musim 2018. Ternyata ini sudah disengaja oleh pelatih kepala SFC Rahmad Darmawan (RD). SFC akan tanpa Bio Paulin dan Alfin Tuasalamony menghadapi PSMS Medan, Jumat (26/1).

RD mengatakan, saat dirinya ditunjuk menjadi pelatih kepala SFC, ia berorientasi di musim 2018, selain mengikuti turnamen Piala Presiden 2018. SFC juga akan mengikuti 2 kompetisi Piala Indonesia dan Liga Indonesia. Artinya SFC menyiapkan para pemain yang kualitasnya tidak jauh beda, dan semuanya layak menghuni starter.

“Ini pengalaman saya saat menangani SFC di 2007-2010 dan tim Malaysia sejak 2016-2017. Nah kalau Piala Indonesia dan Liga 1 berjalan semua, dan jika kami kekurangan pemain, akan membuat pemain kami cepat lelah dan cedera, karena ikut di 2 kompetisi,” kata RD, Rabu (24/1).

Kedalaman tim memang sangat diperlukan dirinya untuk menjaga kualitas tim mengarungi 2 kompetisi di 2018, jika semua pemain berkualitas baik dan jumlahnya ideal maka SFC tidak akan mendapat masalah nanti.

RD mengaku, Piala Presiden 2018 menjadi ajangnya mencoba beberapa formulasi pemain dan skema taktik yang berbeda-beda, untuk nantinya diterapkan di kompetisi Liga 1 atau Piala Indonesia.

Lalu, pasca Piala Presiden 2018, akankah ada eliminasi pemain yang ada sekarang ? RD belum mau membicarakannya sekarang, karena menurutnya semua kemungkinan bisa terjadi.

“Setelah Piala Presiden kami akan melakukan diskusi dengan tim pelatih dan juga manajemen, dan akan melaporkan report kepada manajemen terkait performa pemain, laporan itu nanti bisa saja semua pemain dipertahankan, jadi bisa dilihat nanti,” ucap pelatih asal Lampung ini.

%d bloggers like this: