Persiapan Asian Games, Peralatan Senam di GOR Ranau Dipindahkan

Persiapan Asian Games, Peralatan Senam di GOR Ranau Dipindahkan

Persiapan Asian Games, Peralatan Senam di GOR Ranau Dipindahkan
Peralatan senam yang berada Gedung Olahraga Ranau Kompleks Olahraga Jakabaring Palembang dipindahkan. Hal ini untuk keperluan menggelar pertandingan cabang sepak takraw Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

Direktur Operasional PT Jakabaring Sport City (JSC), M Ilyas Yahya, mengatakan, Persatuan Senam Indonesia (Persani) Sumsel memutuskan dilakukan pemindahan peralatan senam ke venue Aquatic JSC yang jarak lokasinya tidak terlalu jauh. Untuk itu, PT JSC menyediakan dua kontainer untuk menyimpan sebagian peralatan senam tersebut secara gratis.

Kontainer itu nantinya akan menyimpan peralatan senam yang dapat tahan suhu sangat panas dan sangat dingin. Persyaratan ini dilakukan karena penyimpanan itu kemungkinan akan berlangsung selama sekitar enam bulan.

“Sementara sisa peralatan lainnya, ditempatkan di sayap kiri dan kanan Stadion Aquatik. Sehingga atlet senam tetap bisa berlatih,” kata dia, Ahad (8/4) kemarin.

Wakil Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persani Sumsel Faruq Rosid menyatakan, Persani sudah mendapat permintaan untuk memindahkan peralatan senam sejak Januari 2018 lalu. Namun kala itu, pihaknya terkendala tempat menyimpan peralatan.

“Akhirnya dapat solusi kontainer. Soalnya peralatan senam ini tidak boleh sembarangan. Sebagian besar produk impor dari Amerika Serikat. Apabila ada kerusakan, biaya perbaikan bias puluhan juta rupiah,” kata dia.

Faruq mengatakan Persani siap mendukung kesuksessan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang, termasuk untuk cabang olahraga sepak takraw.

“Kami harapkan besok (Senin), semuanya sudah bersih,” kata dia.

Pelatih Persani Faisal menambahkan dari 10 peralatan yang dimiliki, nantinya hanya tiga yang dapat digunakan di venue akuatik.

“Total ada 45 atlet yang rutin berlatih. Tidak masalah,” kata dia.

Menanggapi hal ini, Manajer venue sepak takraw Asian Games 2018 Islah Taufik Effendy mengaku sangat gembira dan lega. Pihaknya memang kerap mendapat teguran keras dari Inasgoc dan OCA terkait venue Sepak Takraw.

“Bersyukur sekali solusi terbaik untuk senam sudah didapat. Artinya kami dapat melanjutkan dan melaporkan venue Ranau siap untuk cabang olahraga sepak takraw,” kata dia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: