Perasaan Schmeichel Campur Aduk Saat Dikalahkan Lewat Adu Penalti

Perasaan Schmeichel Campur Aduk Saat Dikalahkan Lewat Adu Penalti

Perasaan Schmeichel Campur Aduk Saat Dikalahkan Lewat Adu Penalti
Langkah Timnas Denmark terpaksa harus terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2018 usai kalah adu penalti dari Timnas Kroasia. Hasil yang bikin perasaan Kasper Schmeichel menjadi campur aduk.

Timnas Denmark sempat unggul duluan dari Kroasia dalam laga yang berlangsung di Nizhny Novgorod Stadium, Senin (2/7/2018) dinihari WIB, lewat gol Mathias Joergensen di detik ke-58.

Keunggulan Denmark tak bertahan lama setelah Mario Mandzukic menyamakan skor 1-1 di menit keempat. Skor itu pun bertahan hingga waktu normal.

Laga terus berlanjut ke 2×15 menit. Kroasia punya peluang emas untuk memimpin di menit ke-116 lewat titik penalti, namun tembakan Luka Modric mampu ditangkap Schmeichel.

Gol tambahan tak kunjung hadir, hingga pemenang laga harus ditentukan lewat adu penalti. Denmark kalah 2-3 di adu tos-tosan setelah kiper Schmeichel cuma menggagalkan dua tembakan Kroasia, sementara Danijel Subasic mematahkan tiga eksekutor Tim Dinamit.

Schmeichel merasakan hal yang campur aduk dari kekalahan ini. Kecewa gagal melaju di Piala Dunia, tapi bangga dengan performa timnya.

” Ini adalah perasaan yang aneh. Ada kekecewaan besar, tetapi juga kebanggaan besar dalam penampilan kami,” kata Schmeichel seperti dikutip situs resmi FIFA.

“Kami memiliki kesempatan dan saya pikir kami adalah tim yang lebih baik di babak kedua. Sulit menjelaskan semua emosi ini ke dalam kata-kata untuk saat ini,” tegasnya.

%d bloggers like this: