Lukaku Bela Mou Hadapi Kritikan Yang Menimpanya

Lukaku Bela Mou Hadapi Kritikan Yang Menimpanya

Lukaku Bela Mou Hadapi Kritikan Yang Menimpanya
Sudah bukan hal yang baru jika Jose Mourinho mendapatkan kritik. Seperti kritikan kepada Jose Mourinho karena komentarnya tentang pra-musim MU terus berdatangan. Hal tersebut membuat salah seorang pemainnya, Romelu Lukaku, harus turut berbicara untuk membela pelatihnya. Pada awalnya hal ini dikarenakan hasil yang diraih oleh Alexis Sanchez dkk selama tur pra-musim di Amerika Serikat memang bisa dibilang mengecewakan. Mereka bahkan sempat mengalami kekalahan telak 1-4 dari rival abadinya, Liverpool, di International Champions Cup.

Tentu saja hal itu pula yang memicu amarah Mourinho. Dirinya kerap kali menunjukkan rasa tidak puasnya terhadap penampilan anak asuhnya. Berkat itu, pria asal Portugal tersebut menuai banyak cacian dari publik. Menyikapi kritikan yang mampir ke pelatihnya itu lantas membuat Lukaku harus angkat bicara demi membelanya. Ia mengatakan bahwa Mourinho memang sosok yang tak sungkan untuk mengungkapkan amarahnya bila timnya kalah.

“Orang-orang harus paham bahwa kami tidak bermain untuk kalah. Kami memainkan permainan ini untuk menang. Jadi saat anda kalah, anda akan marah dan kecewa. Jadi untuknya, saat dirinya kecewa, dia adalah tipe orang yang bisa terlihat jika sedang marah,” kata Lukaku.

Tentu saja bagi Lukaku, amarah yang dikeluarkan Mourinho karena hasil buruk lumrah terjadi. Sebab, seorang pelatih memang seharusnya marah karena ia ingin timnya meraih kemenangan.

“Jadi, saya pikir ini normal. Ini harusnya dilakukan karena dia adalah pelatih yang ingin menang. Dan bila anda tak bisa berurusan dengan itu, anda tahu, jangan bertanya kepadanya karena dia tidak akan menyembunyikan kepribadiannya dan menunjukkan sikap baik di publik,” tegasnya.

Adapun kontribusi dari Lukaku menunjukkan komitmennya dengan memangkas masa liburnya untuk ikut serta dalam persiapan pra-musim. Padahal pada pertengahan bulan Juli lalu, ia ikut tampil bersama timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

%d bloggers like this: