Laga keseribu Casillas yang Pahit

Laga keseribu Casillas yang Pahit

Laga keseribu Casillas yang Pahit
Iker Casillas baru saja mencatatkan laga keseribu dalam kariernya di lapangan hijau. Sayangnya, catatan itu tak diikuti hasil yang memuaskan dari FC Porto.
Casillas jadi starter saat Porto melawat ke markas Belenense di Estadio do Restelo, dalam lanjutan Liga Super Portugal Sabtu (31/3) lalu. Sayangnya laga itu berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Porto setelah Nathan dan Maurides bergantian menjebo jala Casillas.
Itu adalah penampilan ke-14 Casillas di Liga Portugal yang total mengumpulkan 24 penampilan di seluruh kompetisi. Memang bukan musim yang menyenangkan untuk Casillas setelah dia bersitegang dengan pelatih Sergio Conceicao.
Casillas sempat diparkir cukup lama karena Conceicao lebih memilih Jose Sa sebagai kiper utama. Ironisnya, Porto melaju bagus di Liga Portugal dengan berada di posisi kedua klasemen usai mengumpulkan 70 poin, hanya kalah satu poin dengan Benfica di puncak.
Meski Porto kalah, Casillas setidaknya bisa menepuk dada karena dia sudah mengumpulkan 1.000 laga dalam karier profesionalnya sejak debut di Real Madrid pada 12 September 1999.
Casillas punya 725 penampilan hingga pergi dari Santiago Bernabeu pada musim panas 2015. Dia punya lima titel La Liga dan tiga Liga Champions sebagai pencapaian tertinggi di Madrid.
Setelah itu Casillas pindah ke Porto untuk tampil sebanyak 107 kali dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini. Rencananya Casillas akan tinggalkan Porto begitu kontraknya habis Juli nanti.
Sementara di level timnas, Casillas yang belum pensiun punya 167 caps, terbanyak di antara pemain Spanyol lainnya. Pencapaian terbaik adalah juara Piala Dunia 2010 serta dua kali Piala Eropa 2008 dan 2012.

Leave a Reply

%d bloggers like this: