Klopp Harus Akui Keunggulan Chelsea

Klopp Harus Akui Keunggulan Chelsea

Klopp Harus Akui Keunggulan Chelsea
Pada akhirnya ternyata klub Liverpool harus mengakhiri langkah mereka di Crabao Cup musim ini setelah takluk 1-2 dari Chelsea di laga putaran ketiga, Kamis (27/9) dini hari WIB nanti. Meski sempat unggul lebih dahulu melalui Daniel Sturridge, skuat Liverpool terpaksa mengakui keunggulan Chelsea di akhir pertandingan. Padahal pertandingan tersebut berjalan menarik sejak menit awal. Liverpool sebenarnya lebih banyak menguasai pertandingan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun The Reds baru bisa mencetak gol di menit ke-58.

Sementara itu juga diketahui jika Chelsea pun terus mengancam pertahanan Liverpool. Pantang menyerah, gol balasan Chelsea datang di menit ke-79 melalui Emerson Palmieri dan ditutup gol Eden Hazard di menit ke-85. Adapun yang menjadi kemenangan Liverpool yang sudah di depan mata lantas sirna. Lebih lagi Jurgen Klopp pun merasa gol Emerson sebenarnya berbau offside. Diperkirakan bahwa apa yang menjadi gol Emerson bermula dari eksekusi bola mati. Bola dilambungkan ke kotak penalti Liverpool dan beberapa pemain Chelsea berusaha menyambut datangnya umpan. Saat inilah Klopp merasa banyak pemain Chelsea yang offside meski emerson dalam posisi onside saat menyambar bola muntah.

“Saya pikir gol pertama (Chelsea) offside. Saya kira wasit tak perlu melihat VAR untuk itu. Bagi saya, tiga pemain mereka offside – dua sudah pasti, semua orang bisa melihat itu, dan bahkan Barkley, tidak banyak, tetapi dia juga offside. Mereka melihatnya (VAR) dan berpikir itu bukanlah offside. Kami harus menerima keputusan itu.” kata Klopp.

Namun bukan itu saja karena Klopp juga merasa pelanggaran yang dilakukan Naby Keita yang berujung pada tendangan bebas Chelsea sebenarnya bukanlah pelanggaran. Dia merasa Liverpool tidak beruntung karena momen-momen tersebut.

“Tidak, saya pikir tidak (pelanggaran). Dia mengincar bola, itu bahkan bukan kaki yang terlalu tinggi. Hakim garis berada di posisi yang bagus dan dia memberi lemparan ke dalam. Kami tidak beruntung, ada banyak hal dalam pertandingan dan momen-momen seperti inilah yang jadi penentu, jadi rasanya sedikit melas,” tutup Klopp.

%d bloggers like this: