Category Archives: Liga Spanyol

Barcelona Siap Perpanjang Kontrak Dua Pemain Terpenting Mereka

Barcelona Siap Perpanjang Kontrak Dua Pemain Terpenting Mereka

Barcelona Siap Perpanjang Kontrak Dua Pemain Terpenting Mereka

Dua pemain terpenting Barcelona saat ini, Lionel Messi dan Andres Iniesta, akan segera memperpanjang kontrak mereka di Camp Nou. Seperti dikonfirmasi oleh sekretaris teknis klub Catalan, Robert Fernandez.

Messi akan habis masa kontraknya pada pertengahan 2018 mendatang. Spekulasi mengenai masa depannya telah konstan bergulir dengan klub kaya seperti Paris Saint-Germain mulai dikaitkan dengannya.

Dan selain Messi, kontrak Iniesta juga akan berakhir tahun depan. Akan tetapi kapten dan gelandang tengah Barcelona itu kemungkinan akan menunggu sampai akhir musim sebelum memperbarui kontraknya.

Negosiasi butuh waktu

Fernandez pun mengaku optimistis mengenai masa depan kedua pemain itu di Camp Nou. Dan pada hari Senin dia menegaskan kembali pendiriannya bahwa perpanjangan kontrak dua pemain itu akan selesai dalam waktu dekat.

“Iniesta dan Messi akan segera memperpanjang kontraknya. Iniesta sudah membuat pernyataan bahwa dia akan menunggu hingga akhir musim ini. Dia adalah ikon di seluruh dunia dan kami harus menunggu karena ini adalah keputusan untuknya. Iniesta adalah orang yang serius dan terhormat dan jika dia ingin berbicara di akhir musim, kami akan melakukannya,” ujar Fernandez..

“Klub akan memutuskan kapan akan mengumumkan perpanjangan kontrak Messi. Ini di momen yang bagus, tapi semua negosiasi membutuhkan waktu,” pungkasnya.

Messi mencetak dua gol, termasuk gol ke-500 untuk klub tersebut, dalam kemenangan 3-2 Barcelona atas Real Madrid di Santiago Bernabeu awal pekan ini. Hasil itu membuat Barca bergerak ke puncak klasemen La Liga, meski rival mereka itu memiliki pertandingan sisa yang lebih banyak di tangan mereka.

Barcelona tak diperkuat oleh Neymar pada pertandingan di Santiago Bernabeu karena pemain tersebut masih harus menjalani suspensi, namun Messi mampu menjadi pembeda di lini depan dengan visi, akurasi tendangan serta kelincahannya.  Dan seperti musim lalu, tampaknya perebutan gelar juara La Liga musim ini akan kembali bergulir hingga ke pekan terakhir.

Soal Satu Laga Tambahan Real Madrid

Soal Satu Laga Tambahan Real Madrid

Soal Satu Laga Tambahan Real Madrid

Striker andalan Barcelona, Lionel Messi, merasa senang dengan kemenangan gemilang yang diraih timnya atas Real Madrid akhir pekan lalu. Berkat tiga poin dari laga tersebut peluang Barca untuk mempertahankan mahkota La Liga kembali terbuka.

Jelang digelarnya partai El Clasico jilid kedua di musim 2016/2017, Barca sama sekali tidak diunggulkan. Bagaimana tidak, di saat Madrid terus menjaga tren kemenangan di liga dan tetap melaju jauh di Liga Champions, Barca malah bertindak sebaliknya. Los Cules beberapa kali tersandung oleh tim-tim yang lebih kecil seperti Malaga dan tersingkir dari Liga Champions usai digulingkan Juventus di babak perempat final.

Unggul head to head

Namun yang namanya derby klasik semua prediksi bisa dipatahkan dengan gampang. Tren bagus dan performa gemilang tidak menjanjikan kemenangan karena di atas lapangan hasilnya bisa berbeda 180 derajat dan ini terjadi pada El Clasico yang baru saja usai.

Unggul lebih dahulu lewat gol Casemiro, para pemain Madrid harus rela melihat gawangnya dijebol dua kali oleh Messi dan juga Ivan Rakitic. Sempat mengharapkan hasil imbang kala James Rodriguez kembali membuat kedudukan sama kuat, Messi muncul sebagai pembeda dan bikin satu gol penentu di masa injury time. Tiga poin di Santiago Bernabeu jadi milik La Blaugrana.

Dengan tambahan tiga angka perolehan poin kedua kesebelasan jadi seimbang 75 sama. Hanya selisih gol head-to-head yang membuat Barca berhak mengkudeta puncak klasemen sementara.

Klasemen Liga Spanyol Jornada 33.

Peluang pertahankan gelar

Ketimbang memusingkan keuntungan satu laga tersisa Madrid, Messi lebih memilih untuk menikmati kemenangannya bersama Barca.

“Kami pergi ke Bernabeu hanya untuk menang dan mempertahankan peluang kami mempertahankan gelar La Liga,” sebut Messi di akun Facebook pribadinya.

“Jalan menuju ke sana masih panjang namun kami sudah berhasil mengambil satu langkah penting.” tambah pemain lincah berjuluk La Pulga ini.

Selanjutnya tim papan bawah, Osasuna, yang akan jadi lawan Barca di lanjutan La Liga.

Komentar Zidane Tentang Paksakan Bale Main Di El Clasico

Komentar Zidane Tentang Paksakan Bale Main Di El Clasico

Komentar Zidane Tentang Paksakan Bale Main Di El Clasico

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menyatakan bahwa ia tidak menyesali keputusan untuk memainkan Gareth Bale di partai El Clasico kontra Barcelona meski berakhir pada kambuhnya cedera sang pemain. Keputusan itu sendiri diambilnya karena Bale memaksa untuk tetap turun meski belum fit benar.

Bale yang sebelumnya melewatkan pertandingan leg kedua babak perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen, rupanya malah dipasang sejak menit pertama di El Clasico. Padahal sebelumnya Zidane mengkonfirmasi jika winger kidal nan lincah asa Wales tersebut kondisinya tidak memungkinkan.

Hasilnya ternyata cukup fatal. Sebelum laga berakhir Bale sudah harus meninggalkan lapangan dengan kaki nampak kesakitan. Pemain 27tahun ini rupanya memang belum sembuh benar dari cederanya yang didapat di Allianz Arena, markas Bayern.

Gareth Bale kembali mengalami masalah setelah dipaksakan main di El Clasico, Senin (24/4/2017) dini hari WIB.

Zidane tak menyesali keputusannya

Selain kehilangan Bale, Madrid juga harus menahan malu karena dikalahkan sang musuh bebuyutan di rumah sendiri. Dua gol Madrid dari Casemiro dan James Rodriguez tidak berarti apa-apa karena Barca mampu bikin satu gol lebih banyak lewat kaki Ivan Rakitic dan juga brace Lionel Messi.

Tentang blunder pemilihan starting eleven rupanya Zidane tidak mau lama-lama terpuruk apalagi itu adalah keinginan Bale sendiri untuk ikut bermain. Pelatih muda yang akrab disapa Zizou ini lebih fokus untuk menyembuhkan cedera pemain andalannua tersebut.

“Gareth bilang jika ia mau ikut bermain, jadi aku tidak menyesalinya,” papar Zidane pada awak media.

“Ini adalah kejadian yang di luar kontrol kami. Senin nanti kami akan mencari tahu seberapa parah cederanya dan semoga saja tidak harus menepi dalam waktu lama.” tambahnya lagi.

Akibat kekalahan ini, Madrid kehilangan pucuk klasemen yang sudah dipegang hampir sepanjang musim. Meski demikian masih ada satu laga tunda yang belum dimainkan dan akan jadi kartu as terakhir los Galacticos untuk menjadi juara La Liga.

Makna Kemenangan El Clasico Bagi Lionel Messi

Makna Kemenangan El Clasico Bagi Lionel Messi

Makna Kemenangan El Clasico Bagi Lionel Messi

Bintang Barcelona, Lionel Messi merasa optimistis lagi setelah timnya berhasil memenangkan laga El Clasico untuk bisa membuka harapan menjuarai La Liga. Baginya memenangkan duel panas tersebut sangat penting dan prestisius.

Barcelona berhasil menaklukkan 10 pemain Real Madrid dengan skor 3-2 di Santiago Bernabeu, Senin (24/4). Meski begitu, Messi memperingatkan penggawa Blaugrana untuk tidak berlarut dengan euforia kemenangan ini karena masih ada jalan panjang untuk mengklaim juara LaLiga.

Kalah di El Clasico akan membuat harapan juara raksasa Catalan sirna, namun Messi menjadi pahlawan timnya usai mencetak gol kemenangan di detik-detik terakhir. Gol ke-500 Messi itu membuat Barca berhasil samai perolehan poin Madrid di tabel klasemen, tetapi mereka unggul selisih gol.

Real Madrid simpan satu laga

Los Blancos bisa menyalip Barcelona lagi dengan keunggulan tiga poin jika mereka bisa mengatasi perlawanan Celta Vigo di satu sisa laga yang mereka kantongi. Menanggapi hal tersebut, Messi masih tetap optimis timnya memiliki kesempatan untuk mempertahankan gelar domestik.

“Kami pergi ke Bernabeu untuk mencari kemenangan demi menjaga persaingan kami meraih gelar LaLiga,” tulis Messi di akun sosial medianya.

“Masih ada jalan panjang, namun kami melewati ini dengan kegembiraan untuk mengambil langkah penting.”

Gol menit akhir

Dalam pertandingan tersebut, Madrid harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit ke-77, usai melakukan tekel dua kaki kepada Lionel Messi. Dari situlah ritme permainan berubah total, Madrid yang tengah tertinggal justru bermain sangat terbuka dan berhasil menyamakan skor 2-2 pada menit ke-85 lewat sepakan James Rodriguez.

Tak menyadari akan serangan balik yang bisa saja terjadi, kubu Madrid lengah. Sehingga membuat Messi melukai seisi stadion dengan gol pada menit terakhir injury time yang menyegel kemenangan.

Pertandingan berikutnya, Barcelona akan menjamu tim juru kunci Osasuna di Camp Nou, Kamis (27/4). Sedangkan pada hari bersamaan Los Blancos bakal melawat ke kandang Deportivo La Coruna, yang mana pernah mempecundangi Azulgrana di tempat yang sama.

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?
Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Real Madrid telah mengadakan ‘pembicaraan positif’ dengan pemain bintang asal Chelsea, Eden Hazard. Pembicaraan tersebut terkait dengan pertukaran pemain asal Belgia itu ke Spanyol.

Demikian dikabarkan oleh media asal Inggris, The Sun. Hazard malah dikabarkan sudah belajar bahasa Spanyol demi memuluskan kepindahannya.

Presiden Los Blancos, Florentino Perez telah memberi tanda kalau klubnya sudah siap mengeluarkan dana yang besar. Bintang Chelsea itu adalah target utama mereka. Sementara itu, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dan Hazard sempat saling melontarkan pujian beberapa tahun terakhir.

Zidane sangat memuji pemain berumur 26 tahun itu. Zidane melontarkan pujiannya sebelum menghadapi Chelsea di International Champions Cup di Michigan, Amerika, Juli lalu.

“Dia adalah pemain yang sangat amat hebat. Tentu saja semua klub menginginkan pemain yang hebat, tetapi dia adalah pemain Chelsea,” ucap Zizou ketika itu.

“Saya selalu senang ketika mendengar pemain yang saya gemari ketika saya kecil membicarakan saya,” ujar Hazard di Website asal Belgia Sudinfo.be tahun lalu.

Ketika ditanyakan apakah dia ingin bermain untuk Zidane, Hazard menambahkan, “Ya tentu saja. Ketika saya masih kecil, saya menontonnya dari televisi dan internet untuk beberapa jam,” tambah Hazard di The Sun.

 

Keputusan Enriqu Tak Menugbah Apapun di Barca

Keputusan Enriqu Tak Menugbah Apapun di Barca
Keputusan Enriqu Tak Menugbah Apapun di Barca

Keputusan Enriqu Tak Menugbah Apapun di Barca

Salah satu bintang Barcelona, Andres Iniesta menegaskan keputusan Luis Enrique untuk pergi dari Blaugrana di akhir musim tak mengubah situasi yang ada di dalam tim tersebut.

Enrique membuat keputusan besar saat memutuskan tak lagi memperpanjang kontrak dengan Barcelona beberapa hari jelang laga leg kedua lawan Paris Saint-Germain. Setelah Enrique membuat keputusan tersebut, ternyata Barcelona tampil makin garang dan berhasil membantai PSG dengan skor 6-1.

“Apa yang dikatakan Enrique tentang masa depannya tak memberikan banyak perubahan di dalam tim ini.”

“Komitmen, sikap, ambisi yang ingin kami capai di musim ini tak berubah banyak,” kata Iniesta dalam wawancara dengan Bein Sport.

Iniesta menjelaskan bahwa sikap Enrique dan para pemain Barcelona pasca pengumuman itu tak berubah banyak. Semua berjalan normal seperti halnya Enrique tak pernah berkata apa-apa.

“Semua orang mungkin punya pendapat masing-masing tentang keputusan itu, namun kami menghormati apa yang telah dipilih Enrique.”

“Setelah itu tak ada yang berubah, baik dari sudut pandang kami maupun dirinya. Para pemain tetap tenang dan seharusnya begitu juga dengan suporter,” ujar Iniesta.

Barcelona era Enrique sering dibandingkan dengan Barcelona era Pep Guardiola. Bagi Iniesta, hal itu bukan sebuah masalah yang harus diperdebatkan.

“Saya rasa tak adil bila membandingkan gaya bermain Enrique dengan Guardiola. Kalian harus lihat torehan Enrique dari segi prestasi. Kami mampu memenangi treble di musim pertamanya dan meraih banyak gelar di musim berikutnya. Saya tak akan mengatakan bahwa di era Enrique Barcelona bermain dengan lebih banyak variasi.”

“Bagi saya hal itu adalah sebuah evolusi permainan, namun tak bisa dikatakan apakah lebih baik atau lebih buruk. Mungkin saja gaya bermain Barcelona berubah atau mungkin juga tidak, namun yang pasti saya merasa menikmatinya,” kata Iniesta.

Pique Beri Pembelaan Untuk Rekannya Yang Diejek Fans

Pique Beri Pembelaan Untuk Rekannya Yang Diejek Fans
Pique Beri Pembelaan Untuk Rekannya Yang Diejek Fans

Pique Beri Pembelaan Untuk Rekannya Yang Diejek Fans

Salah satu bek Barcelona Gerard Pique memberikan pembelaan kepada rekan setimnya, Andre Gomes, yang mendapatkan ejeken dari pendukung mereka sendiri dalam laga melawan Valencia, Minggu (19/3) malam. Insiden itu terjadi ketika Gomes masuk menggantikan Rafinha di menit ke-74.

Pique pun angkat suara atas hal tersebut dan menyebut cemoohan itu akan berefek buruk bagi pemain.

“Orang-orang yang meneriaki pemain bahkan sebelum mereka menendang bola seharusnya tinggal di rumah saja,” kata Pique, seperti dikutip dari AS.

“Hal itu tak membantu siapapun dan tak bisa ditoleransi. Jika fans mengeluh karena pemain bermain buruk, itu hal berbeda. Tapi melakukannya sebelum ia menendang bola.. itu membuat kepercayaan dirinya runtuh.”

Gomes sendiri mencetak gol keempat Barca di laga tersebut, tepatnya pada menit ke-89. Barca yang menang 4-2 kini berada di peringkat dua, hanya terpaut dua poin dari Real Madrid.

Gomes mendapatkan ejekan setelah tak kunjung menunjukkan performa bagus sepanjang musim ini. Ia dibeli dari Valencia pada bursa transfer musim panas lalu dengan harga yang bisa mencapai 55 juta euro. Gol semalam ke gawang Valencia adalah gol pertama Gomes untuk Barcelona.

Bukan hanya Pique yang memberikan pembelaan untuk Gomes, tapi juga sang pelatih Luis Enrique. Ia meyakini bahwa pemain berposisi sebagai gelandang itu akan jadi gelandang masa depan kesebelasannya.

“Di masa depan, Andre Gomes akan jadi pemain yang sangat berharga, lihat saja,” kata pelatih yang sudah memutuskan akan pergi di akhir musim tersebut. “Ia memiliki fisik yang unik dan juga kemampuan teknik yang baik.”Enrique juga sepakat dengan Pique bahwa dukungan penggemar bisa meningkatkan kepercayaan diri Gomes.

“Tidak ada yang lebih penting bagi pemain ketimbang mendapatkan dukungan dari para penggemar,” ucap Enrique. “Mendapatkan sokongan itu berarti kami akan melihat penampilan terbaiknya di masa depan.”

Barcelona Belum Bisa Divonis Gagal Musim Ini

Barcelona Belum Bisa Divonis Gagal Musim Ini
Barcelona Belum Bisa Divonis Gagal Musim Ini

Barcelona Belum Bisa Divonis Gagal Musim Ini

Bek Barcelona, Lucas Digne menegaskan bahwa timnya belum bisa divonis gagal musim ini. Barcelona masih memiliki peluang untuk bangkit dan bahkan memenangi seluruh kompetisi yang mereka ikuti musim ini.

Barcelona masih tertinggal dari Real Madrid dalam perburuan titel La Liga. Di kompetisi Liga Champions, Barcelona menelan kekalahan 0-4 dari Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar sehingga peluang mereka untuk lolos ke perempat final menjadi sangat kecil.

“Saat ini publik mungkin saja berpikir performa Barcelona tidak bagus, namun mungkin saja pikiran mereka akan berubah di akhir musim ketika kami memenangkan segalanya.”

“Barcelona saat ini memang memiliki sejumlah hal yang mesti diperbaiki dan kami sudah memahami hal itu,” tutur Digne seperti dikutip dari Marca.

Digne yakin Barcelona masih mungkin keluar dari situasi terjepit usai kalah 0-4 dari PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

“Semua hal masih bisa terjadi. Kami akan memberikan segalanya yang kami miliki pada 90 menit laga yang berlangsung di Camp Nou nanti.”

“Kami kebobolan empat gol di leg pertama, jadi mengapa kami tak mungkin mencetak empat gol di leg kedua?” ucap Digne penuh keyakinan.

Sejak pulang dengan kekalahan empat gol di Parc des Princes, Digne meyakini bahwa para pemain Barcelona sudah mengalihkan fokus sepenuhnya untuk melakukan balasan pada laga leg kedua yang berlangsung di Camp Nou nanti.

“Kami bahkan tak perlu lagi berdiskusi tentang hal itu di ruang ganti. Semuanya sudah jelas bagi kami.”

“Kami akan menunjukkan performa yang lebih bagus di leg kedua dan kualitas permainan Barcelona yang sesungguhnya,” ujar Digne.

Mereka Yang Pernah Satu Klub Akan Jumpa Lagi

Mereka Yang Pernah Satu Klub Akan Jumpa Lagi
Mereka Yang Pernah Satu Klub Akan Jumpa Lagi

Mereka Yang Pernah Satu Klub Akan Jumpa Lagi

Duel Atletico Madrid versus Barcelona menghadapkan masing-masing pemain dengan lawan yang tak asing karena pernah jadi rekan seklub. Siapa saja?

Atletico akan menjamu Barca dalam pertandingan jornada 24 La Liga di Vicente Calderon, Minggu (26/2/2017) malam WIB. Los Colchoneros (45 poin) kini menempati posisi empat, sedangkan Barcelona (51 poin) di posisi dua.

Pertandingan tersebut di antaranya akan menghadapkan penyerang Atletico Fernando Torres dengan Javier Mascherano di kubu Barca. Keduanya tercatat pernah jadi rekan seklub di Liverpool pada 2007 sampai 2010.

Berikutnya ada Miguel Angel Moya, kiper Atletico, dengan Paco Alcacer dari Barca. Pada musim 2012/2013, keduanya pernah bahu-membahu membela Getafe.

Moya selain itu juga pernah menjadi rekan satu klub pemain Barca lain, Jordi Alba, ketika sama-sama berseragam Valencia pada kurun waktu 2009-2011.

Kiper Atletico lain, Jan Oblak, pernah punya kenangan membanggakan bersama gelandang Barca Andre Gomes ketika mereka membawa Benfica meraih treble pada 2013/2014.

Bek Atletico Stefan Savic pun pernah jadi rekan seklub pemain tengah Barca Denis Suarez. Itu terjadi ketika Denis Suarez membela Manchester City (2011-2013), dengan Savic ada di klub itu musim 2011/2012.

Ada masanya pula gelandang Atletico Augusto Fernandez menjadi rekan satu klub pemain tengah Barca Rafinha Alcantara. Ini terjadi ketika Luis Enrique, kini melatih Barca, menangani Celta Vigo pada 2013/2014. Saat itu Rafinha jadi pemain pinjaman Barca selama satu musim sedangkan Augusto Fernandez berada di klub itu pada 2012–2015.

Tak cuma pemain saja yang pernah satu klub. Entrenador Atletico Diego Simeone juga punya kenangan dengan Asisten Pelatih Barca Juan Carlos Unzue, semasa keduanya jadi rekan seklub di Sevilla pada awal 1990-an.

Sementara itu Diego Godin dari Atletico dan bomber Barca Luis Suarez memang tak pernah satu klub. Tapi keduanya sama-sama tulang punggung Uruguay dan sudah jadi rekan di level tim nasional selama beberapa waktu — Godin membela timnas sejak 2005, sedangkan Suarez sedari 2007.

Neymar Terancam Pidana Korupsi

Neymar Terancam Pidana Korupsi
Neymar Terancam Pidana Korupsi

Neymar Terancam Pidana Korupsi

Bintang sepak bola Brasil, Neymar Jr, harus kembali menghadapi pengadilan pidana korupsi dan penipuan terkait transfer dirinya dari Santos ke Barcelona.

Seperti dilansir dari AS, hal itu terpaksa dilewati Neymar setelah bandingnya ditolak Pengadilan Tinggi Spanyol pada awal pekan ini.

Neymar terbelit ke kursi pengadilan karena kontroversi uang yang dibayar Barca saat memboyong sang bintang dari Santos. Bukan hanya Neymar, karena kasus itu juga membelit ayahnya, mantan presiden Barcelona Sandro Rossel, dan presiden Barcelona saat ini Josep Maria Bertomeu.

Ada rekomendasi dari jaksa Spanyol yang mengusulkan agar Neymar diberi hukuman dua tahun penjara atas tindakannya, sementara ia juga merekomendasikan Rosell dipenjara lima tahun dan klub didenda 8,4 juta euro atau setara Rp118 miliar.

Atas penolakan banding yang dilakukan Pengadilan Tinggi Spanyol tersebut Neymar tak bisa mengajukan banding kembali. Nyatanya bukan hanya banding Neymar, dalam kasus tersebut pengadilan tinggi pun menolak banding dari Santos, Barcelona, ibunya (Nadine Goncalves) serta perusahaan citra N&N.

Kontroversi transfer Neymar dibawa ke pengadilan oleh firma investasi di Brasil, DIS, yang merupakan salah satu perusahaan yang memiliki hak citra diri Neymar. Dan, saat transfer Neymar ke Barcelona pada 2013, DIS mengklaim tak menerima hak 40 persen secara penuh.

DIS, yang hanya menerima 6,8 juta euro dari jumlah transfer. Neymar diklaim ditransfer ke Barcelona dengan harga 100 juta euro, namun sisa 40 juta euro dibayarkan tim dengan julukan Blaugrana tersebut kemudian.