Category Archives: Liga Inggris

Legenda Manchester United Puji Kante Setinggi Langit

Legenda Manchester United Puji Kante Setinggi Langit

Legenda Manchester United Puji Kante Setinggi Langit

Legenda Manchester United, David Beckham memberikan pujian kepada N’Golo Kante yang menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Premier League versi Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA).

Kante mendapat penghargaan setelah tampil baik dan mampu membangkitkan Chelsea yang musim lalu terjerembab dalam lembah hitam. Berkat kontribusi Kante, The Blues kini menjadi kandidat utama juara Premier League musim ini.

Penuh kerendahan hati

Menurut Beckham, Kante adalah sosok dengan segudang talenta. Selain kecepatan dan tenaga kuda yang dimilikinya, Kante juga dinilai sebagai pesepak bola yang memiliki kepribadian yang baik.

“Dia memiliki talenta yang spesial. Apa yang saya suka darinya, dia bermain dengan penuh kerendahan hati,” tutur suami Victoria Beckham itu.

“Saya dari Stamford Bridge beberapa waktu lalu ketika Manchester United bermain melawan Chelsea. Dia bermain dengan sangat rendah hati. Dia pekerja keras, bisa mengumpan bola dan mencetak gol juga,” lanjutnya.

“Ketika dia berlari melawan pemain lainnya, itu akan terjadi sebuah ketidaksengajaan atau tidak, dia dapat bereaksi dengan cara yang tepat dan itu mencerminkan kepribadiannya,” Beckham menambahkan.

Penghargaan Khusus Untuk Beckham

Beckham sendiri menghadiri acara PFA Awards karena ia mendapat sebuah penghargaan khusus bertajuk PFA Merit Award 2017 karena kontribusinya untuk United dan sepak bola Inggris.  Beckham telah mencatatkan 115 caps untuk tim nasional Inggris dengan menjabat sebagai kapten dalam 59 kesempatan di antaranya.

Dia juga sukses mempersembahkan enam titel Liga Inggris dan sebuah trofi Liga Champions bagi Setan Merah. Bersama kubu Old Trafford, dia pun sanggup menceploskan 85 gol.

“Saya 22 tahun bermain sepak bola  tidak pernah melihatnya sebagai sebuah pekerjaan,” ujar Beckham.

“Saya selalu memandangnya sebagai hobi karena saya akan melakukannya meskipun dibayar ataupun tidak. Saya menjalani impian saya dan mendapatkan dukungan dari banyak orang,” tutur Beckham.

Dele Alli Diskors Tiga Laga !

Dele Alli Diskors Tiga Laga !
Dele Alli Diskors Tiga Laga !

Dele Alli Diskors Tiga Laga !

Bintang muda Tottenham Hotspur Dele Alli mendapatkan hukuman cukup berat akibat kartu merah yang diterimanya. Sementara itu, Arsenal dan Bayern Munich didenda.

UEFA mengumumkan, Alli diskors tiga pertandingan kompetisi Eropa pada musim depan. Hukuman itu diberikan kepada Alli usai diganjar kartu merah langsung karena melakukan tekel berbahaya terhadap pemain Gent, Brecht Dejaegere, dalam leg kedua babak 32 besar Liga Europa di Wembley, bulan lalu.

Skorsing itu berlaku di semua pertandingan kompetisi Eropa antar klub. Itu artinya Alli akan absen di tiga pertandingan pertama Liga Champions, andai Spurs berhasil lolos.

Pada insiden itu, Alli menerjang ke arah tulang kering Dejaegere. Namun, permasalahan selesai setelah Alli meminta maaf.

“Dele Alli sudah bilang maaf kepadaku dan itu sikap yang baik dari dia. Dia adalah pemain profesional. Kami baik-baik saja. Beginilah sepakbola. Aku sudah melihat gambar-gambarnya dan akibatnya bisa saja lebih buruk. Kupikir dia memang tidak sengaja karena dia datang langsung kepadaku untuk minta maaf,” ucap Dejaegere, setelah pertandingan.

Selain itu, UEFA turut menghukum Arsenal dan Bayern dengan denda masing-masing sebesar 3.400 poundsterling (sekitar Rp 56,5 juta) dan 2.600 poundsterling (sekitar Rp 43,2 juta). Menyusul sejumlah insiden yang terjadi dalam kemenangan telak Bayern 5-1 atas Arsenal di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, di Emirates.

Denda dijatuhkan kepada Arsenal karena seorang suporter bisa menerobos penjagaan petugas untuk memasuki lapangan. Akan tetapi, si pelaku langsung dibekuk.

Sementara itu, Bayern didenda karena ulah suporternya yang melempar gulungan kertas ke lapangan di awal pertandingan. Kedua klub sama-sama melanggar kode disiplin UEFA. Demikian diwartakan Sky Sports.

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London
Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Masa depan Mesut Oezil di Arsenal sampai saat ini masih dipertanyakan. Namun, gelandang Jerman itu membuka peluang untuk tetap tinggal di London Utara.

Seperti rekan setimnya, Alexis Sanchez, kontrak Oezil akan habis pada 2018. Sampai saat ini belum ada kesepakatan baru yang dicapai, malahan pembicaraan mengenai kontrak baru mereka ditunda sampai musim panas nanti.

Ada kekhawatiran di kalangan suporter kalau dua pemain kunci mereka itu akan hengkang. Rumor yang terakhir bahkan menyebut kalau mantan pemain Real Madrid ini dikaitkan dengan klub rival Manchester United dan raksasa Turki, Fenerbache.

“Faktanya aku masih punya kontrak di London,” ungkap Oezil kepada media Jerman, yang dikutip Mirror. “Salah kalau sekarang bersepekulasi.”

“Di akhir musim, kita lihat saja, akan ada beberapa pembicaraan. Aku sangat bahagia di Arsenal dan di London.”

Selain masa depan Oezil dan juga Sanchez, Arsenal juga dihadapkan pada pertanyaan akan masa depan sang manajer Arsene Wenger. Wenger didesak oleh sebagian suporter untuk tidak melanjutkan jabatannya di klub setelah kontraknya berakhir di akhir musim ini.

“Aku tidak tahu keputusan apa yang akan diambilnya,” sambung Oezil. “Itu adalah sesuatu yang kami tunggu-tunggu.”

 

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya
Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Arsenal harus kandas di Liga Champions usai dilumat Bayern Munich. Tapi menurut salah satu pemain Arsenal Granit Xhaka, Bayern sebenarnya selevel dengan timnya.

The Gunners memang harus tersisih di babak 16 besar Liga Champions berkat kekalahan agregat 2-10 dari Bayern, setelah kalah dengan skor 1-5 di masing-masing leg.

Menurut Xhaka, kekalahan itu tidak mencerminkan kekuatan Arsenal yang sebenarnya. Pemain internasional Swiss itu pun membandingkannya dengan pengalaman mengalahkan Bayern bersama klub lamanya.

“Hasil lawan Bayern Munich sangatlah buruk, tapi (kekuatan) kami sebenarnya tidak terlalu jauh dari mereka dan dalam pandangan saya mereka ada di level yang sama dengan Arsenal,” ujar Xhaka seperti dilansir Daily Star.

“Saya tahu ini merupakan sebuah pernyataan berani, tapi begitulah pendapat saya. Kekalahan itu secara khusus mengusik saya karena saya punya kenangan bagus dalam laga-laga sebelumnya lawan Bayern. Kami mampu menang lawan mereka dengan Borussia Moenchengladbach. Dan saya pikir Gladbach bahkan tak berada di level yang sama dengan Arsenal.

“Arsenal merupakan sebuah klub luar biasa di kota menakjubkan. Satu-satunya yang absen (untuk sekian lama) adalah sebuah titel Liga. Tapi saya percaya itu akan segera berubah,” tutur pesepakbola 24 tahun itu.

Mourinho Tiru Gaya Van Gaal ?

Mourinho Tiru Gaya Van Gaal ?
Mourinho Tiru Gaya Van Gaal ?

Mourinho Tiru Gaya Van Gaal ?

Jose Mourinho telah menjalani karier kepelatihan yang cukup dramatis. Memulai karier sebagai asisten Louis van Gaal di Barcelona, namun ia pula yang menyingkirkan manajer asal Belanda tersebut dari Manchester United.

Meski demikian, manajer asal Portugal tersebut mengaku banyak mendapat pelajaran dari Van Gaal kala masih menjadi “pembantu” di Barcelona dalam kurun waktu mulai 1996 hingga 2000.

Van Gaal dipecat dari dari Old Trafford pada akhir musim 2015/2016 karena dianggap gagal mendongkrak prestasi MU yang terpuruk sepeninggal manajer legendaris, Sir Alex Ferguson.

Uniknya, posisi Van Gaal justru digantikan muridnya sendiri: Mourinho. Prestasi MU di awal musim bersama Mou sempat mengkhawatirkan karena terlempar dari empat besar.

Namun, belakangan “Setan Merah” mulai bangkit dan berpeluang merebut satu tiket ke Liga Champions. MU kini hanya berjarak empat poin dari Liverpool yang menghuni posisi empat klasemen.

Peluang untuk empat besar terbuka lebar sebab tim arahan Mourinho masih menyimpan dua pertandingan lebih sedikit dari Liverpool. Mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu pun tak memungkiri kerberhasilannya selama ini berkat meniru gaya kepelatihan Van Gaal.

“Saya tak butuh (asisten) yang selalu mengatakan ’Ya, Pak’. Saya ingin orang-orang yang memiliki gagasan sendiri,” kata Mourinho seperti dikutip Soccerway.

Asisten Mourinho dinilai berhak memberikan saran dan kritik sebelum atau sesudah bertanding. Namun, ia tak mengizinkan asistennya “bersuara” pada saat bertanding.

“Saya selalu mengatakan pada asisten saya: ‘Sepanjang pertandingan, saya ingin berpikir sendiri’. Saya tak ingin orang di samping saya berbicara pada saya. Dalam momen seperti itu, saya ingin menerapkan pengalaman, insting, dan firasat saya,” ujarnya.

Keputusan Mou ketika pertandingan berlangsung adalah mutlak. Hal inilah yang dipetik dari guru besarnya Van Gaal. “Saya belajar hal itu di Barcelona bersama Mr. Van Gaal. Itulah yang dia tuntut dari asistennya,” ujarnya.

Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery

Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery
Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery

Cahill Akui Tak Sanggup Gantikan Sosok Tery

Belakangan ini ban kapten Chelsea memang lebih sering melingkar di lengan Gary Cahill musim ini. Namun, pemain asal Inggris itu mengaku tak akan sanggup menggantikan sosok bek legendaris The Blues, John Terry.

Cahill memang menjadi pilar di lini belakang Chelsea sejak tiba di Stamford Bridge pada 2011 silam. Ia bahkan sempat berduet dengan kompatriotnya di Timnas Inggris, John Terry.

Kini, Cahill mulai mengambil alih tugas kapten The Blues secara rutin seiring dengan skema 3-4-3 kegemaran Conte. Sementara Terry kian terpinggirkan dari skuat utama dan lebih sering duduk di bangku cadangan.

Meski demikian, Cahill mengaku tak akan mampu menggantikan sosok Terry di Stamford Bridge. Tak hanya sekadar kapten tim, namun Terry telah menjadi ikon klub London Barat tersebut.

“Saya tidak akan pernah mencoba untuk mengisi tempat Terry. Anda tidak akan pernah bisa mengisi posisi tersebut,” kata Cahill kepada Standard Sport.

“Ketika saya mengambil alih ban kapten musim ini, apakah karena ia tak dipilih atau tak bisa bermain, itu adalah sebuah kehormatan.”

Cahil mengaku telah mendapat banyak pelajaran dari Terry. Mulai dari cara mengelola diri dengan disiplin, cara bermain, dan bagaimana mantan kapten timnas Inggris itu melakukan banyak hal di lapangan.

“Tapi, saya tidak pernah berpikir selama satu menitpun, atau akan merasa bahwa saya menggantikan dia.”

“Dia berada di atas. Dan, siapa pun yang datang setelahnya, tidak akan pernah mencapai apa yang telah dilakukannya di klub. Ini adalah salah satu situasi di mana Anda harus memisahkan diri dari fakta tersebut,” ujar Cahill.

Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid

Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid
Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid

Kekecewaan Conte Pada Atletico Madrid

Diego Costa telah mengakui dirinya begitu berhasrat kembali ke Atletico Madrid pada musim panas lalu. Kini, ia berharap Thibaut Courtois dan Eden Hazard tak tergoda untuk pindah ke Real Madrid.

Setelah musim kedua yang buruk di Chelsea, Diego Costa mengakui ia ingin kembali ke Atletico. Karena itu ia tanpa malu mengungkapkan keinginan tersebut pada Antonio Conte yang baru datang sebagai manajer.

“Hubungan saya dengan Conte tidak bagus di awal karena ketika ia datang saya berkata saya ingin pergi ke Atletico.”

“Atletico tahu bahwa saya memiliki perasaan yang spesial pada mereka karena saya menjalani momen terbaik dalam karier saya di sana.Diego Simeone pun tahu bahwa tak mustahil untuk membawa saya kembali kesana,” ujar Diego Costa seperti dikutip dari Goal.

Hasrat tinggi Diego Costa ke Atletico pada akhirnya tak berujung manis. Diego Costa menilai ‘Los Rojiblancos’ tak serius menyambut uluran tangannya. Kegagalan itu membuat Diego Costa tak lagi terlalu berminat pergi ke Atletico di masa depan.

“Ketika Atletico seharusnya menunggu saya, mereka tak melakukannya, padahal masih ada waktu satu bulan jelang tutup transfer.”

“Saya telah melakukan segalanya untuk kembali ke Atletico dan saya tak akan melakukan hal yang sama setelah ini. Ketika Atletico tak menunggu saya, saya harus datang ke Conte dengan perasaan malu,” kata Diego Costa.

Diego Costa pun kini berharap dua rekannya, Thibaut Courtois dan Eden Hazard tak termakan godaan Madrid. Meski demikian, Diego Costa juga tak bisa memastikan kesetiaannya di Chelsea.

“Saya harap Real Madrid tak merekrut Hazard atau Courtois.”

“Dalam hidup semuanya bisa saja terjadi. Saya tak menutup pintu untuk siapapun. Saat ini saya bahagia di Chelsea namun tak ada yang tahu pasti tentang masa depan,” kata Diego Costa.

 

Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan

Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan
Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan

Klopp Nilai Liverpool Harusnya Bisa Bawa Pulang Kemenangan

Pelatih Liverpool Juergen Klopp menilai timnya seharusnya bisa pulang dengan kemenangan ketika bertandang ke markas Manchester City, Stadion Etihad, Minggu (19/3).

Liverpool sempat berhasil unggul lebih dulu lewat tendangan penalti James Milner. Setelah itu ‘The Reds’ mendapatkan sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan tetapi tak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh mereka. Sebaliknya, justru tuan rumah yang akhirnya menyamakan kedudukan lewat tendangan Sergio Aguero.

“Kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan ini karena kami sukses memaksa kiper mereka mencatat sejumlah penyelamatan luar biasa.”

“Ada momen di menit ke-50 hingga 70 ketika kami menguasai mereka namun sayangnya gagal memastikan hasil akhir pertandingan. Kami justru membiarkan Manchester City bangkit dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan,” ujar Klopp seperti dikutip dari BBC Sport.

Klopp berterus terang masih sulit melupakan sejumlah peluang yang didapat oleh timnya.

“Kami punya 3-4 peluang terbuka untuk mencetak gol di kotak penalti. Saat ini saya tak bahagia. Namun beri saya waktu beberapa jam, maka saya akan kembali bahagia,” ucap Klopp.

Terlepas dari hasil seri yang didapat, Klopp mengakui bahwa timnya menunjukkan semangat juang yang luar biasa di laga ini.

“Mendapatkan poin dari Manchester City merupakan hasil yang bagus bagi seluruh tim di dunia ini.”

“Manchester City pun layak mendapatkan gol mereka, tetapi seharusnya kami juga bisa mencetak gol lebih banyak. Laga tadi adalah laga dua tim yang benar-benar menginginkan kemenangan hingga akhir pertandingan,” kata mantan pelatih Borussia Dortmund ini.

 

Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?

Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?
Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?

Thomas Tuchel Gantikan Posisi Wenger di Arsenal ?

Arsenal disebut media-media Jerman sudah menawarkan pekerjaan manajer kepada pelatih Borussia Dortmund saat ini, Thomas Tuchel. Bild mengklaim Arsene Wenger akan segera mengakhiri 21 musim kebersamaannya dengan The Gunners sehingga Tuchel mulai mengambil alih musim depan.

Kontrak Wenger akan berakhir pada Juni nanti dan hingga saat ini pelatih asal Perancis itu belum menandatangani perpanjangan kontrak.

Arsenal mengalami beberapa hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir, mulai dari dibantai Bayern Munich dengan aggregate 2-10 di 16 Besar Liga Champions, hingga saat ini terlempar dari zona empat besar di Liga Primer Inggris.

Arsenal juga kalah enam kali dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi sehingga muncul tuntutan mundur untuk Wenger dari penggemar The Gunners.

Tuchel, manajer yang menggantikan Juergen Klopp dan membawa Dortmund ke peringkat dua Bundesliga musim lalu, dinilai sebagai kandidat yang tepat untuk menggantikan Wenger.

Laporan berbeda dikeluarkan media Inggris The Telegraph. Wenger disebut media tersebut siap untuk menandatangani perpanjangan kontrak selama satu tahun ke depan. Wenger juga diyakini percaya diri bisa membawa Arsenal keluar dari periode terburuk mereka selama 21 tahun terakhir.

Arsenal disebut The Telegraph sudah mengetahui niat Wenger untuk tetap bertahan tapi belum mengambil keputusan.

Setelah menelan kekalahan dari West Bromwich Albion pada Sabtu lalu, Wenger mengatakan akan segera mengumumkan keputusan soal masa depannya. Ia percaya masa depannya tidak akan tergantung pada keberhasilan merebut tiket ke Liga Champions.

“Tak melulu terkait dengan empat besar, karena saya sudah melakukannya 20 kali. Ini lebih dari itu… bukan hanya itu,” kata Wenger. “Saya memiliki sudut pandang lebih besar. Bukan hasil pertandingan terakhir yang akan menentukan keputusan saya.”

Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool

Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool
Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool

Sejumlah Fakta Menarik Dalam Laga Man City vs Liverpool

Manchester City dan Liverpool kini harus puas berbagi angka saat mereka bertarung di Stadion Etihad, dan terdapat sejumlah fakta menarik tersaji dalam laga tersebut.

Pada awalnya Liverpool memang sempat unggul lebih dulu lewat James Milner pada menit ke-51 sebelum akhirnya Sergio Aguero menyamakan kedudukan di menit ke-69. Berikut sejumlah fakta menarik hasil imbang Manchester City lawan Liverpool dikutip dari berbagai sumber:

– Manchester City berhasil melalui tujuh laga tanpa terkalahkan di Liga Primer Inggris dengan catatan 4 kali menang dan 3 kali imbang. Catatan ini merupakan rekam jejak tak terkalahkan terpanjang sejak Pep Guardiola datang ke Manchester City.

– James Milner telah mencetak tujuh gol penalti musim ini. Hanya Steven Gerrard (10 gol) yang pernah mencetak gol penalti lebih banyak dalam semusim di Liverpool.

– Liverpool mencatat 20 poin dari 10 laga lawan tim enam besar. Mirisnya, mereka justru hanya membukukan 19 poin ketika menghadapi enam tim terbawah di klasemen.

– Assist Kevin De Bruyne pada Sergio Aguero membuat dirinya telah mencetak 10 assist musim ini. Ia hanya kalah dari Gylfi Sigurdsson.

– Sergio Aguero selalu mencetak gol di lima laga kandang menghadapi Liverpool. Gol Sergio Aguero kali ini membuat Manchester City terhindar dari kekalahan.