Category Archives: Berita Bola Dunia

Defoe Dapat Pujian-Pujian Dari Lallana

Defoe Dapat Pujian-Pujian Dari Lallana
Defoe Dapat Pujian-Pujian Dari Lallana

Defoe Dapat Pujian-Pujian Dari Lallana

Jermaine Defoe tampak tampil seperti saat masih berusia 25 tahun dalam laga dengan Lithuania. Adam Lallana menyanjung stiker gaek itu atas gol yang berhasil dibuat.

Defoe berhasil menyumbang satu gol dalam kemenangan 2-0 Inggris kontra Lithuania, Minggu (26/3/2017), dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2018. Gol tersebut jadi pembuktian kelayakannya untuk terus berseragam timnas, setelah terakhir kali tampil pada 2013 kontra Chile.

Penampilan pemain 34 tahun itu mendapat pujian dari Lallana. Gelandang Liverpool itu seperti melihat Defoe yang masih berusia 25 tahun.

“Ini terasa seperti Anda bermain dengan Jermain Defoe yang berusia 25 tahun. Ayah saya sering mengajak saya menyaksikan Bournemouth (klub Defoe terdahulu) ketika dia (Defoe) secara luar biasa mengemas gol di 10 pertandingan beruntun, jadi untuk bermain bersama dia di Inggris terasa seperti mimpi,” kata Lallana yang baru pertama kali satu tim dengan stiker Sunderland tersebut.

“Namun, dia adalah Defoe yang selalu Anda kenal. Anda bertaruh uang bahwa dia akan mencetak sebuah gol, dan dia melakukannya untuk membantu kami dalam perjalanan,” sambung Lallana seperti dilansir Soccerway.

“Saya rasa semua orang merasa demikian, itu adalah Defoe yang Anda harapkan. Dia pantas mendapatkan ini. Di musim ini dia memainkan permainan terbaiknya, mencetak banyak gol.”

“Dia mencetak gol melawan Liverpool ketika tampil, kalau tidak salah dua gol. Saya rasa dia pantas di sini dan telah membuktikan siapa dia, apa yang bisa ia beri dan dia merupakan opsi untuk Rusia tahun depan,” tandasnya.

Siap Melatih Lagi, Macini Prioritaskan Klub Eropa

Siap Melatih Lagi, Macini Prioritaskan Klub Eropa
Siap Melatih Lagi, Macini Prioritaskan Klub Eropa

Siap Melatih Lagi, Macini Prioritaskan Klub Eropa

Roberto Mancini siap melatih lagi setelah hampir setahun mengganggur. Soal di mana dia akan melatih, Mancini memprioritaskan klub-klub Eropa.

Mancini tanpa pekerjaan sejak dipecat Inter Milan di musim panas lalu. Padahal Mancini saat itu tengah menjalani sesi pramusim namun hasil buruk yang dituai Nerazzurri membuat Mancini dipecat.

Padahal Inter sebelumnya baru saja dibawa Mancini finis empat besar yang merupakan peringkat terbaik mereka sejak runner-up di musim 2010/2011.

Kekecewaan itu lantas masih dirasakan oleh Mancini sampai saat ini mengingat dia tengah membangun Inter sejak diangkat lagi jadi pelatih klub itu pada pertengahan musim 2014/2015.

“Saya membuang-buang waktu 1,5 tahun ketika meninggalkan Inter dan itu sangat mengecewakan. Saya yakin jika saya bertahan maka kami akan bisa bersaing dengan Juventus,” ujar Mancini di Soccerway.

Kini Mancini sudah melupakan jauh-jauh musim panas yang buruk itu dan siap menata hidup baru lagi. Pria 49 tahun itu sedang menunggu tawaran klub-klub Eropa.

“Saya ingin melatih Timnas Italia di masa depan. Memimpin negara itu adalah ambisi puncak bagi setiap pelatih,” sambungnya.

“Meski untuk saat ini saya ingin terus bekerja sebagai pelatih tim.”

“Saya rasa saya tidak akan pergi ke China. Mereka memberi tawaran, tapi saya tolak karena bagi saya sepakbola yang sebenarnya adalah Eropa.”

“Saya kira melatih di luar negeri itu akan cocok. Mungkin di Spanyol atau di Prancis.”

“Saya sudah melatih di Inggris dan juara di sana. Tapi Anda tidak akan pernah tahu jika Anda tawaran yang tepat datang,” tutup Mancini.

 

Verratti Buka Peluang Untuk Gabung Dengan Klub Lain

Verratti Buka Peluang Untuk Gabung Dengan Klub Lain
Verratti Buka Peluang Untuk Gabung Dengan Klub Lain

Verratti Buka Peluang Untuk Gabung Dengan Klub Lain

Marco Verratti tak menutup kemungkinan suatu saat kembali ke Italia dan memperkuat salah satu klub Serie A. Klub mana kira-kira yang beruntun mendapatkannya?

Verratti sudah bermain di Paris St-Germain sejak 2012 dan jadi salah satu gelandang top Eropa yang memikat hati banyak klub besar. Namun dia belum pernah sama sekali merumput di Serie A.

Saat itu PSG membeli Verratti dari Pescara menyusul performa apiknya membawa klub itu promosi dari Serie B. Wajar saja ada keinginan kuat untuk Verratti merumput di Serie A.

Apalagi sebagai anggota timnas Italia saat ini, Verrati sudah banyak mendengar cerita soal persaingan seru di kompetisi sana. Tentu saja ini bikin Verratti penasaran.

Rasa penasaran Verratti itu lantas jadi kabar baik untuk klub-klub Italia seperti Juventus dan Inter Milan yang dikabarkan meminati gelandang 23 tahun tersebut.

“Saya selalu dekat dengan rekan-rekan setim, saya merasa seperti di rumah dan selalu mendapat tempat di hati fans Paris St-Germain,” ujar Verratti seperti dikutip Soccerway.

“Saya baik-baik saja di Paris, saya akan bicara dengan klub dan kita lihat pilihan yang terbaik,” sambung Verratti.

“Saya bahagia dia sana. Serie A adalah liga yang hebat, sama seperti di Inggris atau Spanyol, jadi jika suatu hari saya meninggalkan paris, saya akan mengevaluasi dan melihat apa yang harus dilakukan.”

“Saat ini ada tim-tim yang punya dana besar, seperti Inter dan Juventus. Saya rasa Juve adalah salah satu dari empat tim terbaik dunia dan akan makin kuat untuk 3-4 tahun ke depan. Jika suatu hari saya meninggalkan Paris, saya mau saja pindah ke Serie A,” tutupnya.

 

Defoe Masuk Timnas, Shearer: Dimana Striker Inggris Lainnya?

Defoe Masuk Timnas, Shearer: Dimana Striker Inggris Lainnya?
Defoe Masuk Timnas, Shearer: Dimana Striker Inggris Lainnya?

Defoe Masuk Timnas, Shearer: Dimana Striker Inggris Lainnya?

Tak yang tidak memuji gol Jermain Defoe ke gawang Lithuania. Tapi kembalinya sang striker ke Timnas Inggris justru menunjukkan negara tersebut kekurangan striker.

Demikian diungapkan mantan striker timnas Inggris, Alan Shearer. Pemanggilan kembali Jermain Defoe yang sudah empat tahun tidak bermain di tim nasional Inggris dirasa agak memalukan. Namun kembalinya Defoe ke tim nasional Inggris masih pantas, ia membuktikan masih bisa mencetak gol di pertadingan kemarin.

“Di mana striker Inggris lainnya?” cetus Shearer dalam kolom yang dia tulis di The Sun.

Karena Harry Kane tengah cedera, Inggris masih punya striker lain dalam diri Jamie Vardy. Tapi Vardy cuma jadi pilihan kedua Gareth Southgate di pertandingan itu, meski dia kemudian juga bikin gol.

Kondisi kinu berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Shearer, yang kini berumur 46 tahun, mengatakan betapa banyaknya pilihan striker yang dimiliki Inggris pada zamannya bermain.

“Pada saat saya masih bermain kami memiliki, Teddy Sheringham, Les Ferdinand, Andy Cole, Robbie Fowler, Ian Wright, Chris Sutton, Stan Collymore, Matt le Tissier, David Hirst, dan sepertinya masih banyak lagi striker yang lain,” ujar Shearer.

Terdapat beberapa alasan juga terkait kekurangannya striker di tim nasional Inggris. Banyaknya dari tim Liga Inggris yang memakai striker dari luar Inggris. Hal tersebut membuat striker-striker muda tidak dapat berkembang dengan baik. Pada akhirnya pilihan striker pun akan sangat minim.

Striker Inggris yang diperkirakan akan menjadi pemain hebat adalah, Marcus Rashford. Akan tetapi, sangat sulit untuknya bersaing di tangan Jose Mourinho di Manchester United. Pasalnya Mourinho akan membeli penyerang yang berkelas di musim panas depan.

“Tampaknya jika Rashford ingin sukses dia harus bermain di sayap kiri di United, namun Inggris lebih menginginkan Rashford untuk bermain menjadi penyerang,” ujar mantan penyerang Newcastle United itu.

Shearer juga mengatakan kekhawatirannya akan keinginan para pemain muda tidak sama. Lebih tepatnya tujuan mereka di level internasional.

“Mereka (pemain muda) tidak mengharuskan diri mereka untuk sukses bersama Inggris di turnamen besar untuk menjadi jutawan dan mengatur hidup mereka. Tampaknya cara pikir mereka sudah tidak dapat diubah. Pada awalnya saya tidak khawatir dengan hal tersebut, namun sekarang hal itu membuat saya takut,” kata mantan pemain Blackburn Rovers itu.

Bukan cuma kekurangan striker, Inggris kini juga disebutnya kekurangan pemain gelandang.

“Jika menyangkut masalah tersebut, kita pernah memiliki gelandang sekelas Steven Gerrard, Frank Lampard dan Paul Scholes. Kita kekurangan pemain yang berbakat dan itu adalah masalah utamanya,” tuntas pemain dengan total 283 gol di Liga Inggris itu.

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?
Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Tinggalkan Chelsea, Hazard Akan ke Real Madrid ?

Real Madrid telah mengadakan ‘pembicaraan positif’ dengan pemain bintang asal Chelsea, Eden Hazard. Pembicaraan tersebut terkait dengan pertukaran pemain asal Belgia itu ke Spanyol.

Demikian dikabarkan oleh media asal Inggris, The Sun. Hazard malah dikabarkan sudah belajar bahasa Spanyol demi memuluskan kepindahannya.

Presiden Los Blancos, Florentino Perez telah memberi tanda kalau klubnya sudah siap mengeluarkan dana yang besar. Bintang Chelsea itu adalah target utama mereka. Sementara itu, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dan Hazard sempat saling melontarkan pujian beberapa tahun terakhir.

Zidane sangat memuji pemain berumur 26 tahun itu. Zidane melontarkan pujiannya sebelum menghadapi Chelsea di International Champions Cup di Michigan, Amerika, Juli lalu.

“Dia adalah pemain yang sangat amat hebat. Tentu saja semua klub menginginkan pemain yang hebat, tetapi dia adalah pemain Chelsea,” ucap Zizou ketika itu.

“Saya selalu senang ketika mendengar pemain yang saya gemari ketika saya kecil membicarakan saya,” ujar Hazard di Website asal Belgia Sudinfo.be tahun lalu.

Ketika ditanyakan apakah dia ingin bermain untuk Zidane, Hazard menambahkan, “Ya tentu saja. Ketika saya masih kecil, saya menontonnya dari televisi dan internet untuk beberapa jam,” tambah Hazard di The Sun.

 

Ditaklukan Brasil, Hal Yang Menyakitkan Untuk Uruguay

Ditaklukan Brasil, Hal Yang Menyakitkan Untuk Uruguay
Ditaklukan Brasil, Hal Yang Menyakitkan Untuk Uruguay

Ditaklukan Brasil, Hal Yang Menyakitkan Untuk Uruguay

Pelatih Uruguay Oscar Tabarez tak mau beralasan dengan kekalahan telak yang diterima timnya dari Brasil. Hal yang jelas, kekalahan itu menyakitkan bagi Uruguay.

Tampil di hadapan publik sendiri, Uruguay dihajar Brasil 1-4 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018, Jumat (25/3/2017) pagi WIB. Ini adalah kekalahan kandang pertama La Celeste di laga Kualifikasi sejak 2009.

Bermain tanpa Luis Suarez, Uruguay mengawali pertandingan dengan menjanjikan setelah Edinson Cavani mengonversi penalti di menit kesembilan untuk memimpin Brasil 1-0. Selecao langsung merespons melalui gol Paulinho, 10 menit berselang.

Setelah turun minum, Brasil mendominasi permainan dengan melahirkan tiga gol tambahan. Paulinho mencetak dua gol lain, sedangkan satu gol Brasil dicetak Neymar.

Dengan demikian, Uruguay duduk di peringkat kedua klasemen zona CONMEBOL usai mengumpulkan 23 poin. Uruguay tertinggal tujuh poin dari Brasil dan hanya unggul satu poin dari Argentina di bawahnya.

“Ini menyakitkan, meskipun kami adalah orang-orang profesional kami memiliki gairah untuk ini dan ketika kami tidak mendapatkan apa yang kami mau, rasanya menyakitkan,” kata Tabarez, yang dilansir Soccer Way.

“Terkadang pukulan-pukulan keras seperti ini bisa memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang di mana kami sekarang.”

“Anda tidak pernah tahu apa yang akan Anda temukan di sebuah pertandingan sepakbola. [Hasilnya] bukan salah satu kemungkinan yang saya pikirkan bisa terjadi.”

“Tidak ada yang perlu dikatakan. Brasil bertahan dengan sangat baik dan sangat bertenaga,” lugas pelatih yang sudah menangani Uruguay sejak 2006 itu.

Di pertandingan berikutnya, Uruguay akan melawat ke Peru pada Rabu (29/3) pagi WIB.

 

Totti Optimis Spalletti Bisa Bawa Roma Pada Kemenangan

Totti Optimis Spalletti Bisa Bawa Roma Pada Kemenangan
Totti Optimis Spalletti Bisa Bawa Roma Pada Kemenangan

Totti Optimis Spalletti Bisa Bawa Roma Pada Kemenangan

Kendati mendapatkan menit bermain yang minim, Francesco Totti  tetap bersikap obyektif terhadap Luciano Spalletti. Dia optimistis Spalletti mampu membuat AS Roma juara suatu hari nanti.

Totti jarang diturunkan musim ini. Pemain 40 tahun itu cuma merumput dalam 11 pertandingan Serie A musim ini dengan satu kali sebagai starter. Dia baru mencetak satu gol.

Situasi itu pernah membuat istrinya Ilary Blasi naik pitam. Dia memberikan penilaian buruk terhadap Spalletti. Namun kemudian Ilary meminta maaf dan keduanya telah berbaikan.

Totti menilai kepemimpinan Spalletti membawa optimisme Roma untuk bisa juara. Meskipun, itu berarti dia berpotensi besar tak dimainkan lagi atau bahkan harus meninggalkan klub.

“Hal pentingnya dalam wawancara ini adalah jangan melihat saya yang mengatakannya. Meskipun, tidak mudah untuk memberikan penilaian sementara saya hanya bermain selama lima menit. Hal itu bukan karena Spaletti, memang sulit secara umum,’ kata Totti seperti dikutip Football Italia.

“Ketika istri saya, Ilary, menyudahi wawancara dengan Gazzetta dello Sport (salah satu media di Italia), dia tertawa saat dia bilang kalau Spaletti bukan pelatih besar. Saya rasa dia bercanda.

“Apakah kalian menginginkan saya teken kontrak namun kemudian tidak bermain. Kerja sama macam apa itu?

“Spalletti jelas-jelas adalah seorang pelatih yang kuat. Dia bisa menjadi juara bersama Roma dan melayani kota ini. Dia memahami lingkungannya dan saya di akhir karier saya ini sudah semestinya memikirkan masa depan saya sendiri,” tutur dia.

Saat ini Roma ada di urutan kedua papan klasemen Serie A dengan 53. I Lupi berjarak delapan poin dari Juventus yang menjadi pemuncak tabel.

Dele Alli Diskors Tiga Laga !

Dele Alli Diskors Tiga Laga !
Dele Alli Diskors Tiga Laga !

Dele Alli Diskors Tiga Laga !

Bintang muda Tottenham Hotspur Dele Alli mendapatkan hukuman cukup berat akibat kartu merah yang diterimanya. Sementara itu, Arsenal dan Bayern Munich didenda.

UEFA mengumumkan, Alli diskors tiga pertandingan kompetisi Eropa pada musim depan. Hukuman itu diberikan kepada Alli usai diganjar kartu merah langsung karena melakukan tekel berbahaya terhadap pemain Gent, Brecht Dejaegere, dalam leg kedua babak 32 besar Liga Europa di Wembley, bulan lalu.

Skorsing itu berlaku di semua pertandingan kompetisi Eropa antar klub. Itu artinya Alli akan absen di tiga pertandingan pertama Liga Champions, andai Spurs berhasil lolos.

Pada insiden itu, Alli menerjang ke arah tulang kering Dejaegere. Namun, permasalahan selesai setelah Alli meminta maaf.

“Dele Alli sudah bilang maaf kepadaku dan itu sikap yang baik dari dia. Dia adalah pemain profesional. Kami baik-baik saja. Beginilah sepakbola. Aku sudah melihat gambar-gambarnya dan akibatnya bisa saja lebih buruk. Kupikir dia memang tidak sengaja karena dia datang langsung kepadaku untuk minta maaf,” ucap Dejaegere, setelah pertandingan.

Selain itu, UEFA turut menghukum Arsenal dan Bayern dengan denda masing-masing sebesar 3.400 poundsterling (sekitar Rp 56,5 juta) dan 2.600 poundsterling (sekitar Rp 43,2 juta). Menyusul sejumlah insiden yang terjadi dalam kemenangan telak Bayern 5-1 atas Arsenal di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, di Emirates.

Denda dijatuhkan kepada Arsenal karena seorang suporter bisa menerobos penjagaan petugas untuk memasuki lapangan. Akan tetapi, si pelaku langsung dibekuk.

Sementara itu, Bayern didenda karena ulah suporternya yang melempar gulungan kertas ke lapangan di awal pertandingan. Kedua klub sama-sama melanggar kode disiplin UEFA. Demikian diwartakan Sky Sports.

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London
Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Oezil: Aku Sangat Bahagia di Arsenal dan di London

Masa depan Mesut Oezil di Arsenal sampai saat ini masih dipertanyakan. Namun, gelandang Jerman itu membuka peluang untuk tetap tinggal di London Utara.

Seperti rekan setimnya, Alexis Sanchez, kontrak Oezil akan habis pada 2018. Sampai saat ini belum ada kesepakatan baru yang dicapai, malahan pembicaraan mengenai kontrak baru mereka ditunda sampai musim panas nanti.

Ada kekhawatiran di kalangan suporter kalau dua pemain kunci mereka itu akan hengkang. Rumor yang terakhir bahkan menyebut kalau mantan pemain Real Madrid ini dikaitkan dengan klub rival Manchester United dan raksasa Turki, Fenerbache.

“Faktanya aku masih punya kontrak di London,” ungkap Oezil kepada media Jerman, yang dikutip Mirror. “Salah kalau sekarang bersepekulasi.”

“Di akhir musim, kita lihat saja, akan ada beberapa pembicaraan. Aku sangat bahagia di Arsenal dan di London.”

Selain masa depan Oezil dan juga Sanchez, Arsenal juga dihadapkan pada pertanyaan akan masa depan sang manajer Arsene Wenger. Wenger didesak oleh sebagian suporter untuk tidak melanjutkan jabatannya di klub setelah kontraknya berakhir di akhir musim ini.

“Aku tidak tahu keputusan apa yang akan diambilnya,” sambung Oezil. “Itu adalah sesuatu yang kami tunggu-tunggu.”

 

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya
Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Xhaka Katakan Bayern Sebenarnya Selevel Dengan Timnya

Arsenal harus kandas di Liga Champions usai dilumat Bayern Munich. Tapi menurut salah satu pemain Arsenal Granit Xhaka, Bayern sebenarnya selevel dengan timnya.

The Gunners memang harus tersisih di babak 16 besar Liga Champions berkat kekalahan agregat 2-10 dari Bayern, setelah kalah dengan skor 1-5 di masing-masing leg.

Menurut Xhaka, kekalahan itu tidak mencerminkan kekuatan Arsenal yang sebenarnya. Pemain internasional Swiss itu pun membandingkannya dengan pengalaman mengalahkan Bayern bersama klub lamanya.

“Hasil lawan Bayern Munich sangatlah buruk, tapi (kekuatan) kami sebenarnya tidak terlalu jauh dari mereka dan dalam pandangan saya mereka ada di level yang sama dengan Arsenal,” ujar Xhaka seperti dilansir Daily Star.

“Saya tahu ini merupakan sebuah pernyataan berani, tapi begitulah pendapat saya. Kekalahan itu secara khusus mengusik saya karena saya punya kenangan bagus dalam laga-laga sebelumnya lawan Bayern. Kami mampu menang lawan mereka dengan Borussia Moenchengladbach. Dan saya pikir Gladbach bahkan tak berada di level yang sama dengan Arsenal.

“Arsenal merupakan sebuah klub luar biasa di kota menakjubkan. Satu-satunya yang absen (untuk sekian lama) adalah sebuah titel Liga. Tapi saya percaya itu akan segera berubah,” tutur pesepakbola 24 tahun itu.